Kamis
16 April 2026 | 12 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

3 ‘Kartu Sakti’ Program Baru Jokowi Tak Akan Bebani APBN

pdip-jatim-jokowi-kip-kuliah

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno yakin tiga ‘kartu sakti’ baru program capres petahana Joko Widodo (Jokowi) tidak akan mengganggu APBN. Menurut Hendrawan, progam kartu-kartu tersebut sudah dibahas DPR.

Ketiga kartu tersebut adalah sembako murah, kartu Indonesia pintar untuk perguruan tinggi, dan kartu pra kerja untuk pelatihan vokasi.

“Ya tidak (mengganggu APBN), karena programnya sudah dibahas di DPR,” kata Hendrawan, Selasa (26/2/2019).

Anggota Komisi XI DPR RI ini menjelaskan, segala bentuk program jaminan kesejahteraan masyarakat juga sudah direncanakan masuk ke APBN.

“Program jaminan kesejahteraan masyarakat atau jaring pengaman sosial (social safety net) sudah direncanakan dalam APBN. Jadi sudah dibicarakan di DPR,” ungkapnya.

Diberitakan, calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo memperkenalkan kartu baru yang jadi programnya jika kembali terpilih pada Pemilihan Presiden 2019. Kartu baru tersebut, yakni Kartu Sembako Murah, Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-Kuliah), dan Kartu Pra-kerja.

Sejumlah program andalan itu disampaikan Jokowi dalam pidato kebangsaan di Sentul International Convention Center, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019).

Sementara itu, politisi PDI Perjuangan Pramono Anung mengatakan, Presiden Jokowi telah menyiapkan anggaran untuk program barunya jika kembali terpilih di Pilpres 2019. Program baru yang dimaksud di antaranya Kartu Sembako Murah, Kartu Pra-Kerja dan KIP Kuliah.

“Misalnya KIP untuk mahasiswa ini kan baru, selama ini sampai SMA. Anggarannya ada? sudah ada,” kata Pramono, Senin (25/2/2019).

Mantan Wakil Ketua DPR RI ini menjelaskan, Jokowi telah fokus membangun infrastruktur selama empat tahun lebih. Jika kembali terpilih, Jokowi beralih membangun sumber daya manusia (SDM) secara besar-besaran.

Melalui KIP Kuliah, Pramono optimistis SDM generasi muda Indonesia akan semakin baik. “Ini prioritas Presiden kalau terpilih lagi untuk bangun SDM,” ucapnya.

Selain itu, Pramono yakin Jokowi akan meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui Kartu Sembako Murah. Jokowi disebut tidak ingin rakyat Indonesia kesulitan mendapatkan sembako murah.

“Bagi kelompok masyarakat tak mampu ada kartu khusus subsidi harga (sembako). Kalau dilihat dari awal pidato, beliau (Jokowi) tunjukkan bahwa beliau bagian masyarakat susah dan beliau tahu persis apa yang harus dilakukan,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...