Selasa
21 Juli 2026 | 5 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

15% Warga Lumajang Tempati Rumah Reyot, Ketua Komisi D Dorong Kenaikan Anggaran Bedah Rumah

pdip-jatim-dprd-lumajang-20122022-supratman-1

LUMAJANG – Ketua Komisi D DPRD Lumajang, Supratman terus mendorong pemerintah kabupaten untuk menaikkan anggaran program bedah rumah. Pasalnya, ada sekitar 15 persen warga yang menempati rumah tidak layak huni.

Supratman menegaskan bahwa hal tersebut harus menjadi perhatian khusus dari pemerintah Kabupaten Lumajang.

“Untuk tahun 2022, secara keseluruhan 172 unit sudah disalurkan kepada masyarakat di seluruh kabupaten Lumajang. Dan ini masih akan saya upayakan bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Lumajang untuk meningkatkan baik dari jumlah unit maupun jumlah anggarannya,” katanya, Selasa (20/12/2022).

Ketua Komisi D itu menyebutkan bahwa 38 unit dari alokasi tersebut merupakan hasil aspirasi masyarakat yang ia tampung sejak tahun 2021, dan terealisasi tahun ini. Katanya, dari 38 unit itu tersebar di Desa Burno Kecamatan Senduro, serta Desa Jambekumbu dan Desa Sukorejo Kecamatan Pasrujambe.

Rumah warga setelah direhab melalui program bedah rumah.

“Untuk tahap awal, kita bangun dulu rumah sehatnya. Jika rumah sehat, nanti kemudian kita bantu raganya, baik dari segi kesehatan, pendidikan anaknya, dan sebagainya,” paparnya.

Ketua Komisi D itu menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Lumajang beserta stakeholder yang ada. Yang mana, ia memperjuangkan perubahan unit dan anggaran untuk program bedah rumah tersebut.

“Tahun 2022 ini anggarannya 10 juta, dan kami terus lakukan upaya supaya bisa naik menjadi 12,5 juta. Karena ini masih dinilai kurang, yang mana masyarakat yang mungkin masih belum memiliki MCK sendiri, harapannya dengan ada kenaikan anggaran itu dapat memiliki MCK sendiri,” jelasnya.

Rumah warga sebelum direhab.

Supratman, yang juga merupakan Bendahara DPC PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa aksinya juga merupakan salah satu bentuk kerja kerja ideologi partai. Pasalnya, kader PDI Perjuangan wajib untuk membantu serta gotong royong bersama dalam memberikan kesejahteraan bagi rakyat banyak.

“Ini sesuai dengan intruksi ibu ketua umum untuk turun ke bawah, berjuang untuk kepentingan rakyat banyak. Dan ini juga merupakan tugas utama kami sebagai kader PDI Perjuangan untuk terus membantu mereka,” pungkasnya. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...