Jumat
07 Agustus 2026 | 2 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma: Anak Disabilitas Harus Sekolah

pdip jatim - risma penghargaan disabilitas

pdip jatim - risma penghargaan disabilitasSURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini minta masyarakat bila mengetahui ada anak disabilitas di tempatnya yang belum terdata, segera melaporkan ke Pemerintah Kota Surabaya. Dia tidak ingin anak disabilitas tidak bersekolah.

“Walau anak disabilitas harus tetap sekolah. Tidak boleh tidak,” kata Risma di sela Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Taman Flora Kebun Bibit, Surabaya Sabtu (6/12/2014) lalu.

Pihaknya telah minta Dinas Pendidikan agar anak berkebutuhan khusus tersebut dapat mengenyam pendidikan layak sebagaimana siswa sekolah pada umumnya. Termasuk cara pengajaran hingga sekolah harus setara. “Orang tua jangan sampai malu mempunyai anak disabilitas,” ujarnya.

Sebelumnya, Risma telah menyulap Taman Surya di halaman Balai Kota Surabaya menjadi ramah bagi warga difabel, khususnya tunanetra. Menurutnya, taman tematik itu dibuat karena selama ini, warga tuna netra belum mendapat fasilitas memadai ketika berkunjung ke taman.

Pembenahan Taman Surya di antaranya area paving digantikan dengan keramik, sehingga, pengunjung yang datang ke taman lebih nyaman melangkahkan kaki di taman. Ketinggian taman tidak lagi lebih rendah ketimbang pedestrian, sehingga air tidak lagi menggenangi Taman Surya saat turun hujan deras.

Pihaknya juga menyediakan secara khusus fasilitas-fasilitas publik di Kota Surabaya yang ramah bagi disabilitas. Seperti dengan kerjasama dengan SMK membuat motor roda tiga untuk disabilitas.

Pemkot juga menyiapkan rumah susun (rusun) satu lantai bagi penyandang disabilitas. “Nantinya juga perlu dipikirkan pekerjaan untuk mereka. Karena, mereka memiliki hak untuk bekerja,” tegasnya.

Terkait kepedulian terhadap penyandang disabilitas ini, Rabu (3/12/2014) lalu Risma mendapat anugerah Inklusi Award 2014. Penghargaan untuk tokoh-tokoh yang berjasa dan konsen terhadap penyandang disabilitas itu diterima Risma di acara peringatan Hari Disabilitas Internasional di Pendopo Pengayoman Temanggung.

Wali kota dari PDI Perjuangan ini mengaku bangga bisa mendapatkan penghargaan Inklusi Award 2014. “Membanggakan, karena penghargaan ini belum pernah kita dapat. Bahkan, saya sampai datang sendiri ke Temanggung ini,” ungkapnya.

Menurut Risma, penghargaan lain sudah diterima Kota Surabaya seperti Kota Layak Anak, Kota Ramah Lansia, Kota pendidikan terbaik, Kota Kesehatan terbaik, dan Kota Pemberdayaan Gender. Sedang penghargaan terkait penyandang difabel baru diperoleh kali ini.

“Susah lho adil untuk semua. Kami harus benar-benar mengerti apa yang mereka (penyandang disabilitas) inginkan dan mengerti kebutuhan mereka,” ujarnya. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kota Blitar Percepat Regenerasi, Wajibkan Keterlibatan Gen Z di Struktur Ranting

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar mewajibkan keterlibatan Gen Z dalam kepengurusan ranting sebagai strategi regenerasi ...
KRONIK

Silaturahmi dengan Keluarga Besar MAN Sumenep, Hj. Ansari: Suara Para Guru Sangat Penting

SUMENEP – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, melakukan kunjungan ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep, pada ...
EKSEKUTIF

Tekan Timbulan Sampah ke TPA Benowo, Eri Cahyadi Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota ...
KRONIK

Hj. Ansari Tegaskan Peran Penting P2K2, Ajak Keluarga Prioritaskan Pendidikan Anak

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mengatakan bahwa Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga ...
SEMENTARA ITU...

Mas Dhito Beri Beasiswa dan Peralatan Las untuk Peraih Emas LKS Nasional 2026

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan beasiswa hingga perguruan tinggi dan peralatan las kepada Moh. ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Targetkan Komisi Disabilitas Pertama di Indonesia Terbentuk Agustus 2026

DPRD Jawa Timur menargetkan pembentukan Komisi Disabilitas pertama di Indonesia melalui penyelesaian Raperda ...