Sabtu
07 November 2026 | 1 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pengamat: Andai Prabowo-Hatta Menang, Tak Akan Ada RUU Pilkada dan UU MD3

pdip jatim - kubu prabowo-hatta

pdip jatim - kubu prabowo-hattaJAKARTA — Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Ari Dwipayana, melihat pembahasan RUU Pilkada dan penetapan UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) tidak akan ada jika pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang diusung Koalisi Merah Putih (KMP) menjadi pemenang pemilu presiden lalu.

“Saya kira tidak, UU MD3 dan RUU Pilkada ini merupakan rencana permainan politik elite, rencana permainan dari partai Koalisi Merah Putih,” kata Ari saat dihubungi, Jumat (12/9/2014), seperti dikutip Tribunnews.com.

Ari meyakini bahwa RUU Pilkada dan UU MD3 merupakan perumusan yang sudah diatur atau rencana kedua kubu Prabowo-Hatta jika hasil Pilpres 2014 tidak sesuai yang diharapkan.

“Ini imbas dari pilpres dan ini terlihat sangat tergesa-gesa. Proses pengambilan keputusan yang diambil, substansinya tidak jernih, dan hanya permainan politik,” ujar Ari.

Lebih jauh, dia mengatakan, proses pembahasan RUU Pilkada sudah panjang, tetapi sangat jelas langkah ini hanya sebagai perubahan kepentingan politik. Partai KMP yang sebelumnya menolak pilkada melalui DPRD sekarang malah berubah dengan menolak kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat dengan berbagai alasan.

“Padahal kan DPR dalam mengambil keputusan itu harus berdasarkan aspirasi rakyat,” ucap Ari.

RUU Pilkada saat ini tengah dibahas Panitia Kerja DPR. Mekanisme pemilihan kepala daerah menjadi salah satu isu yang mendapat sorotan. Sebelum Pilpres 2014, tak ada parpol yang ingin jika kepala daerah dipilih oleh DPRD.

Namun, kini semua parpol Koalisi Merah Putih, yakni Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Amanat Nasional, ditambah Partai Demokrat, malah terus mendorong agar kepala daerah dipilih oleh DPRD.

Para bupati dan wali kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) menolak tegas pilkada oleh DPRD.

Sumber: Kompas

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Pulung Agustanto Bagikan Sembako dan Uang Saku, Ajak Warga Sarapan Bersama

KEDIRI – Anggota Komisi IX DPR RI, Pulung Agustanto, membagikan paket sembako dan uang saku kepada masyarakat ...
KRONIK

Soekarno Run Bidik Dampak Ekonomi, 4.200 Pelari Lintasi Situs Sejarah Bung Karno

Soekarno Run Blitar 2026 diikuti 4.200 pelari. Event ini membidik dampak ekonomi melalui UMKM, kuliner, penginapan, ...
HEADLINE

Jelang Soekarno Run Blitar, Tiga DPC PDIP Gelar Doa Bersama di Makam Bung Karno

BLITAR – Menjelang pelaksanaan Soekarno Run yang diikuti 4.200 peserta, tiga DPC PDI Perjuangan menggelar doa ...
KRONIK

Bupati Lukman Lepas Kontingen POPDA, Target Pertahankan Peringkat Ketiga

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, melepas 98 atlet muda Kabupaten Bangkalan yang akan berlaga pada Pekan ...
KRONIK

Ijen Geopark Raih Green Card UNESCO, Sinung: Konservasi Harus Berbuah Kesejahteraan

BONDOWOSO – Status Green Card UNESCO Global Geopark yang kembali diraih Ijen Geopark menjadi pengakuan atas upaya ...
KRONIK

Bupati Ipuk Rutin Kolaborasi Lintas Sektor, Inflasi Banyuwangi Terus Terjaga

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, rutin berkolaborasi lintas sektor di Tim Pengendali Inflasi ...