Kamis
05 Februari 2026 | 2 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pengamat: Andai Prabowo-Hatta Menang, Tak Akan Ada RUU Pilkada dan UU MD3

pdip jatim - kubu prabowo-hatta

pdip jatim - kubu prabowo-hattaJAKARTA — Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Ari Dwipayana, melihat pembahasan RUU Pilkada dan penetapan UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) tidak akan ada jika pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang diusung Koalisi Merah Putih (KMP) menjadi pemenang pemilu presiden lalu.

“Saya kira tidak, UU MD3 dan RUU Pilkada ini merupakan rencana permainan politik elite, rencana permainan dari partai Koalisi Merah Putih,” kata Ari saat dihubungi, Jumat (12/9/2014), seperti dikutip Tribunnews.com.

Ari meyakini bahwa RUU Pilkada dan UU MD3 merupakan perumusan yang sudah diatur atau rencana kedua kubu Prabowo-Hatta jika hasil Pilpres 2014 tidak sesuai yang diharapkan.

“Ini imbas dari pilpres dan ini terlihat sangat tergesa-gesa. Proses pengambilan keputusan yang diambil, substansinya tidak jernih, dan hanya permainan politik,” ujar Ari.

Lebih jauh, dia mengatakan, proses pembahasan RUU Pilkada sudah panjang, tetapi sangat jelas langkah ini hanya sebagai perubahan kepentingan politik. Partai KMP yang sebelumnya menolak pilkada melalui DPRD sekarang malah berubah dengan menolak kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat dengan berbagai alasan.

“Padahal kan DPR dalam mengambil keputusan itu harus berdasarkan aspirasi rakyat,” ucap Ari.

RUU Pilkada saat ini tengah dibahas Panitia Kerja DPR. Mekanisme pemilihan kepala daerah menjadi salah satu isu yang mendapat sorotan. Sebelum Pilpres 2014, tak ada parpol yang ingin jika kepala daerah dipilih oleh DPRD.

Namun, kini semua parpol Koalisi Merah Putih, yakni Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Amanat Nasional, ditambah Partai Demokrat, malah terus mendorong agar kepala daerah dipilih oleh DPRD.

Para bupati dan wali kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) menolak tegas pilkada oleh DPRD.

Sumber: Kompas

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Kader-kader Banteng di Pasrujambe Bersih-bersih Mesjid

LUMAJANG – Menyongsong Ramadhan 2026, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang melakukan kegiatan keagamaan, salah ...
EKSEKUTIF

Rakornas Pemerintah Pusat-Daerah, Pemkab Kediri Tegaskan Komitmen Selaraskan Program Nasional

KEDIRI — Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) bersama Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa menghadiri ...
KRONIK

Perihal JPT Kosong, Bupati Sumenep Pastikan Proses Pengisian Dilakukan secara Transparan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memastikan pihaknya berupaya mengisi sejumlah jabatan pimpinan ...
LEGISLATIF

Serap Aspirasi Masyarakat Gandusari, Sugianto: Kebutuhan yang Paling Mendesak Kami Prioritaskan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek Sugianto atau akrab disapa Antok, turun ...
KRONIK

Dorong Keselamatan Wisata Bahari, Sonny Salurkan Program Ekonomi Kreatif KKP

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyalurkan Program Ekonomi Produktif ...
EKSEKUTIF

Dana Desa Berbuah Manis, BUMDes Desa Bakung Panen Perdana Melon Greenhouse

BLITAR – Bupati Blitar, Rijanto mengapresiasi capaian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lancar Usaha Desa Bakung, ...