Selasa
26 Mei 2026 | 12 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Bisa Jadi Role Model Partai Ideologi

massa kampanye pdip

massa kampanye pdipJAKARTA – Dosen Politik Fisip Unair, Haryadi menilai PDI Perjuangan di usianya yang akan menginjak 42 tahun pada 10 Januari 2015 nanti, menjadi satu-satunya partai di Indonesia yang tetap kukuh dengan diskursus ideologi nasionalisme kewargaan atau ke-Indonesiaan.

Sementara partai-partai lain mulai larut dengan diskursus anti-ideologi. Karenanya, Haryadi menilai penting bagi PDI Perjuangan untuk tetap mengukuhi dan atau merevitalisasi ideologinya itu. Haryadi mengatakan, hanya dengan prinsip ideologi maka partai politik itu punya makna dan tuntunan dalam beraktivitas sebagai kekuatan politik.

“Dengan basis empirik sebagai partai ideologis, bahkan mungkin saja PDI Perjuangan dapat menjadi “role model” bagi pengembangan partai di Indonesia sekarang,” kata Haryadi, Kamis (8/1).

Haryadi menilai ini relevan. Setidaknya untuk mengatasi kecenderungan pragmatisme partai politik di Indonesia.

Sudah barang tentu ketika sekarang PDI Perjuangan menjadi partai yang memerintah, niscaya perjuangan dan strategi perjuangannya berbeda dengan saat dulu menjadi partai oposisi.

“Sebagai partai yang memerintah, tentu ini menjadi momentum bagi PDI Perjuangan untuk mengoperasionalkan ideologi nasionalisme kewargaan/keIndonesiaan menjadi ideologi yang bekerja,” katanya.

Dia menegaskan, tak cukup ideologi itu berhenti pada level retorik, tapi harus operasional dalam bentuk alternatif-alternatif kebijakan yang berorientasi publik warga-negara.

Haryadi setuju dengan langkah PDI Perjuangan yang segera mengubah mental dan mindset pengurus dan kader partainya untuk lebih desisif dan pro-aktif mewujudkan “trisakti”. Yaitu menjadikan negara-bangsa Indonesia lebih berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya.

Tiga problem dasar negara-bangsa inilah, kata dia, yang sepatutnya diingatkan kembali dan menjadi fokus perjuangan PDI Perjuangan saat berulang tahun ke-42 pada 10 Januari 2015.

“PDI Perjuangan harus memungkaskan konsolidasi partai dan transisi ke arah partai yang lebih moderen dalam kurun waktu 5 tahun ke depan,” pungkasnya. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Doding Persilakan Mahasiswa Kritik Kebijakan Pemkab Trenggalek yang Dinilai Kurang Tepat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi meminta mahasiswa tidak ragu mengkritik kebijakan pemerintah yang dinilai ...
SUARA MUDA

Dari Dapur ke Digital: Kisah Perempuan Muda Bondowoso Menemukan Suara Politik di Bawah Payung PDIP

Kisah inspiratif generasi-Z Bondowoso yang ditempa politik lewat pendekatan personal Shanti, istri Ketua DPC PDIP ...
KRONIK

Ponpes Darul Falah Balongbendo Sidoarjo Terima Hewan Kurban dari DPD Jatim, Siap Distribusikan Daging ke Warga

SIDOARJO – Pondok Pesantren Darul Falah Desa Kemangsen Kecamatan Balongbendo menerima penyerahan hewan kurban dari ...
KRONIK

Raih Penghargaan RBD, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Identitas Budaya Masyarakat

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menganugerahkan penghargaan kepada Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Genjot Produktivitas Petani, Rijanto Tekankan Pentingnya Peremajaan Lahan Tebu 

Bupati Blitar Rijanto menekankan pentingnya peremajaan lahan tebu melalui program bongkar ratoon untuk meningkatkan ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Tebar 468 Ekor Sapi Kurban ke Pesantren dan Panti Asuhan

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 468 ekor sapi kurban ke berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian dan ...