oleh

Wujudkan Pesan Megawati, Banteng Jatim Ini Gelar Pelatihan Tata Rias

-Berita Terkini, Kronik-32 kali dibaca

SURABAYA – Wakabid Pemuda, Olahraga dan Pariwisata DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Eddy Tarmidi Widjaja mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini sektor ekonomi sangat terpukul. Sebab, banyak usaha terpuruk dan gulung tikar sehingga banyak juga pekerja yang dirumahkan.

Belum lagi, tambahnya, anak muda yang baru lulus sekolah belum tertampung di dunia kerja karena sektor ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Data Disnakertrans Jawa Timur sendiri menyebutkan, setidaknya ada 7.246 tenaga kerja yang terdampak pandemi Covid-19. Mereka adalah yang terkena PHK dan diputus kontrak kerjanya.

Melihat kondisi tersebut, Eddy yang Ketua Bidang External Forum Beda tapi Mesra (FBM) bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jatim berinisiatif menggelar pelatihan tata rias selama dua hari mulai Jumat (9/4/2021).

Pelatihan di Aula SMK Negeri 6 Surabaya untuk memberikan keterampilan lebih pada anak muda di Kota Pahlawan.

“Bentuk pelatihan tata rias seperti ini semacam memberikan keterampilan dan keahlian sehingga nanti anak muda ini punya keahlian yang bisa berguna bagi masyarakat,” terang Eddy, Minggu (11/4/2021).

Ke depan, tambah Eddy, kegiatan seperti ini akan diadakan secara rutin tiga sampai empat kali dalam setahun untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat. 

“Jadi dengan membekali keterampilan seperti ini, mereka bisa memiliki kesempatan untuk membuka usaha sendiri,” katanya.

“Ini seperti pesan Bu Mega untuk menangis dan tertawa bersama rakyat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Kurikulum SMK Dinas Pendidikan Jawa Timur, Mudianto turut mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai salah satu solusi untuk mengurangi pengangguran.

“Kehadiran FBM dalam rangka mencari solusi permasalahan ini perlu mendapat apresiasi yang tinggi,” kata Mudianto.

“Jadi untuk para peserta semuanya monggo dimanfaatkan, jangan sampai berhenti hanya sekedar pelatihan saja, tetapi bagaimana agar setelah pelatihan ini bisa digunakan untuk menambah lapangan pekerjaan dan bisa bermanfaat,” ujarnya. (dhani/pr)

Komentar