Senin
10 Agustus 2026 | 5 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wujudkan Nol Kasus Balita Stunting, Budi Leksono Minta Pemkot Lakukan Ini

pdip-jatim-211230-budi-leksono-1

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Budi Leksono menyoroti skema penanganan kasus balita stunting di Kota Pahlawan. Mengingat, upaya penurunan stunting menjadi nol kasus merupakan target Wali Kota Surabaya.

“Target yang ditentukan wali kota ini sangat bagus, tiga bulan ke depan kasus stunting menjadi nol kasus. Tapi ini harus diiringi data yang kuat setiap bulannya,” ujar Budi usai meninjau penanganan balita stunting, di kawasan Jepara, Bubutan, Surabaya, Rabu (29/12/2021).

Agar keinginan wali kota itu terlaksana, pria yang akrab disapa Bulek itu minta tenaga kesehatan (nakes) dan Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya harus kerja keras. “Ini harus disadari oleh bawahan-bawahannya,” tegasnya.

Di sisi lain, Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya itu mengaku, pihaknya cukup mengapresiasi perhatian wali kota terhadap balita stunting di Surabaya. Dia juga minta warga Surabaya ikut membantu jika di lingkungan sekitar terdapat balita yang kekurangan gizi.

Budi juga berpesan kepada pemkot untuk melakukan penguatan data masyarakat penerima bantuan sosial, mulai Penerima Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), ataupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Jika di tahun 2021 balita stunting masih di angka ribuan, dia berharap tahun 2022 bisa turun menjadi ratusan atau bahkan nol. “Kepada warga Surabaya yang menemukan tetangga (Balita) mohon dibantu untuk melaporkan agar segera cepat ditangani,” pintanya.

Sebelumnya diberitakan, angka balita stunting di 31 kecamatan Kota Surabaya, disebut dalam tiga bulan terakhir turun dari sebelumnya 5.727 kasus menjadi 1.785 kasus.

“Stunting bisa diturunkan dari 5.727 ke 1.785 kasus. Jadi pada posisi-posisi inilah yang kita lakukan (pemetaan), dari 1.785 itu kita pisahkan lagi. Kita sentuh dalam tiga bulan terakhir, maka dalam tiga bulan ke depan (stunting) harus titiknya nol,” kata Wali Kota Eri Cahyadi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

16 Tim Bertemu di Soekarno Cup, Komarudin: Sepak Bola Harus Jadi Ruang Persatuan Anak Muda

Komarudin Watubun menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi menjadi ruang ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Buka Jalan Talenta Pelosok, Eri: Ini Realisasi Mimpi Anak Petani dan Nelayan

Soekarno Cup 2026 membuka panggung bagi talenta muda dari pelosok, termasuk anak petani dan nelayan. Eri Cahyadi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Jadi Wadah Talenta Muda Wong Cilik dan Pembentuk Karakter

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara bagi 16 tim dari berbagai daerah di ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup 2026 Siapkan VAR untuk Semifinal dan Final, Jaga Sportivitas Pertandingan

Soekarno Cup 2026 menyiapkan teknologi VAR untuk semifinal dan final. Panitia juga mendatangkan wasit dari luar ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Kecamatan Pakel Jadi Kandang Banteng Sejati

TULUNGAGUNG – Dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 1999 hingga 2024, tercatat bahwa PDI Perjuangan ...
KRONIK

Hj. Ansari Dorong Masyarakat Perkuat Mitigasi Bencana sejak Dini

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mendorong masyarakat memperkuat mitigasi bencana dan kepedulian ...