Senin
31 Agustus 2026 | 6 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Widarto: Rakyat Butuh Keteladanan, Bukan Jargon Politik Kosong

pdip jatim 260601 harlah pancasila jember 1

Ketua DPC PDI Perjuangan Jember Widarto menegaskan pentingnya membumikan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan nyata. Ia mengingatkan kader agar tidak terjebak dalam politik slogan dan lebih hadir di tengah persoalan masyarakat.

JEMBER – Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, menegaskan bahwa rakyat saat ini tidak lagi membutuhkan slogan dan retorika politik semata. Sebaliknya, masyarakat menuntut keteladanan dan kehadiran nyata dalam menjawab persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Widarto saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar secara sederhana di lingkungan Karangmluwuh, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Senin (1/6/2026).

Di hadapan kader partai, Widarto menyoroti maraknya ruang diskusi, seminar, dan forum yang membahas Pancasila, keadilan sosial, maupun gotong royong, namun minim implementasi dalam kehidupan nyata.

“Ruang diskusi dibuka di mana-mana, ruang-ruang seminar dibuka di mana-mana, tapi menjadi teladan mempraktikkan dalam keteladanan sangat minim hari ini,” ujarnya.

Menurut Widarto, nilai-nilai Pancasila tidak boleh berhenti sebagai bahan diskusi atau slogan yang hanya terdengar di podium. Ia mengingatkan bahwa Bung Karno telah merumuskan saripati Pancasila dalam konsep Ekasila, yakni gotong royong yang diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Pancasila harus hadir dalam kerja-kerja nyata. Bukan sekadar dibicarakan, tetapi dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari dan pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.

Karena itu, DPC PDI Perjuangan Jember berkomitmen mengarahkan kader untuk lebih dekat dengan persoalan warga. Salah satu fokus yang menjadi perhatian saat ini adalah persoalan pengelolaan sampah yang dinilai berpotensi menjadi masalah serius bagi lingkungan dan permukiman masyarakat.

Widarto menilai partai politik tidak boleh mengambil jarak dari persoalan yang dihadapi rakyat. Menurutnya, partai harus hadir sebagai bagian dari solusi, bukan sekadar memberikan imbauan atau kritik tanpa tindakan nyata.

Ia menegaskan bahwa sebelum mengajak masyarakat menjaga lingkungan, kader partai harus lebih dahulu memberikan contoh dengan turun langsung melakukan aksi nyata di lapangan.

“Partai tidak boleh feodal dan tidak boleh hanya membebankan persoalan kepada masyarakat. Kita harus memberikan teladan terlebih dahulu,” katanya.

Langkah tersebut, lanjut Widarto, merupakan bentuk komitmen PDI Perjuangan untuk tetap membela dan membersamai wong cilik dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Menutup arahannya, Widarto mengingatkan seluruh pengurus dan kader agar tidak terjebak menjadi politisi yang hanya sibuk membangun citra tanpa kerja nyata.

“Rakyat tidak lagi percaya pada jargon kosong dan membutuhkan praktik politik yang hadir nyata di lapangan,” pungkasnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Karangmluwuh berlangsung sederhana namun penuh makna. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menguatkan kembali semangat gotong royong, keteladanan, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Jadi Juara Pemilu 2024, PDI Perjuangan Ngantru Komitmen Jaga Kesolidan

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, masa bakti 2026-2031 ...
KRONIK

Apresiasi Kerja Bakti Nasional LDII, Bupati Fauzi: Rawat Semangat Gotong Royong

SUMENEP – Sebanyak 200 orang turun ke lapangan untuk membersihkan area pasar dan makam di Desa Paberasan, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Boyolangu Tergetkan Menang Tebal pada Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KABAR CABANG

140 Pelajar Bubutan Terima PIP, PDIP Ingatkan Bantuan Bukan untuk Kepentingan Orang Tua

SURABAYA — Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima pelajar harus benar-benar digunakan untuk kebutuhan ...
KRONIK

Di Balik Ramainya Muktamar NU, Ada Kisah Jedar dan Robert yang Dapat Pertolongan di Posko Baguna

JOMBANG — Di tengah padatnya aktivitas Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum ...
KRONIK

Banyuwangi Shrimp Fiesta, Upaya Bupati Ipuk Kampanyekan Potensi Udang

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi perikanan yang terus dikembangkan. Salah satunya ...