Rabu
04 November 2026 | 6 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Whisnu Ajak Warga Surabaya Sukseskan Program Bedah Rumah

pdip-jatim-Whisnu-SB

SURABAYA – Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana mengatakan, masih banyak warga Surabaya menganggap program Rehabilitasi Sosial Daerah Kumuh (RSDK) sebagai proyek.

Akibat adanya persepsi yang keliru tersebut, partisipasi masyarakat sekitar untuk menyukseskan program RSDK relatif rendah.

“Kami menilai, sebagian besar masyarakat beranggapan, kalau program bedah rumah RSDK masih diartikan seperti proyek,” kata Whisnu, kemarin.

Padahal, program tersebut merupakan program sosial yang sangat dibutuhkan warga. Karena itu, dia mengajak warga Kota Pahlawan mensukseskan program RSDK.

Di sisi lain, tambah Whisnu, cakupan program RSDK tidak hanya sebatas perbaikan rumah warga yang tidak mampu, namun juga mencakup program lainnya.

“Istilahnya Tri Bina, yaitu Bina Sosial, Bina Ekonomi, dan Bina Lingkungan,” jelas wawali yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Terkait itu, Whisnu minta, pada tahun 2017 ini, sebelum program RSDK dilaksanakan, terlebih dahulu ada rembug yang melibatkan beberapa unsur masyarakat. Yakni dari RT, RW, LKMK, Tokoh Masyarakat, Lurah dan Tim RSDK dari Dinas Sosial.

Rembug itu untuk mencarikan solusi, jika seandainya ada rumah keluarga miskin (Gakin) yang menjadi sasaran program, tetapi alokasi anggarannya tidak mencukupi. “Solusinya dengan cara gotong royong menurut kemampuan,” ujarnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Surabaya ini menjelaskan bentuk gotong royong yang bisa dilakuakan masyarakat, berupa bantuan tenaga, material, dana dan sebagainya.

Sehingga tidak ada lagi kejadian rumah warga yang direnovasi melalui program RSDK tidak bisa direalisasikan dengan tuntas.

“Lingkungan yang baik itu, salah satunya ditunjukkan dari partisipasi masyarakatnya juga tumbuh,” ucap Whisnu.

Tahun 2016 lalu, alokasi anggaran program RSDK sekitar Rp26 juta per satu rumah sasaran program. Sedangkan pada tahun 2017 saat ini masih disusun.

Rencananya, dana yang dikucurkan ke masyarakat akan dinaikkan, sedangkan skemanya akan dibagi dalam dua kategori, yakni renovasi berat dan renovasi ringan. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...