Senin
24 Agustus 2026 | 7 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Kediri Tegaskan Flyer ‘Pocong Jadi-Jadian’ Hoaks, Warga Diminta Tak Panik

pdip jatim 260524 wabup mariya

Wabup Kediri Dewi Mariya Ulfa menegaskan flyer teror “pocong jadi-jadian” yang beredar di media sosial adalah hoaks dan meminta warga tidak panik.

KEDIRI — Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, menegaskan flyer berisi imbauan waspada terhadap teror “pocong jadi-jadian” yang belakangan beredar di media sosial merupakan informasi bohong atau hoaks.

Flyer tersebut sebelumnya ramai beredar di berbagai platform media sosial dengan mencantumkan logo Pemerintah Kabupaten Kediri dan Pemerintah Kota Kediri.

Dalam isi selebaran itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap modus kejahatan berkedok sosok pocong yang disebut telah masuk ke wilayah Kediri.

Warga juga diimbau tidak sembarangan membuka pintu pada malam hari apabila mendengar ketukan misterius, serta diminta mengaktifkan ronda malam di lingkungan masing-masing.

Menanggapi hal tersebut, Dewi Mariya Ulfa meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

“Sudah pasti masyarakat jangan sampai mudah tertipu oleh berita bohong. Apalagi informasi yang beredar lewat media sosial itu tidak selamanya akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Dewi Mariya Ulfa usai kunjungan kerja di Pabrik Gula Ngadirejo, Sabtu (23/5/2026).

Perempuan yang juga menjabat Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri itu menilai terdapat kejanggalan dalam flyer tersebut karena mencatut dua lembaga pemerintahan sekaligus. Menurutnya, hal itu justru menunjukkan informasi tersebut tidak dapat dipercaya.

“Hal yang paling mencurigakan, di sana tertulis seolah-olah berasal dari dua lembaga pemerintahan sekaligus, yaitu Pemerintah Kabupaten maupun Kota Kediri. Hal itu sama sekali tidak mungkin terjadi,” ujarnya.

Dewi juga mengimbau masyarakat agar tidak ikut menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi demi mencegah kepanikan di tengah masyarakat.

Ia meminta warga lebih bijak dalam menerima dan membagikan informasi yang beredar di media sosial.

Menurutnya, masyarakat sebaiknya melakukan pengecekan terlebih dahulu kepada sumber resmi pemerintah atau aparat terkait apabila menerima informasi mencurigakan.

“Kita harus lebih hati-hati menerima informasi di media sosial. Jangan sampai berita yang belum jelas malah membuat keresahan di masyarakat,” katanya.

Meski demikian, Dewi tetap mengingatkan masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan melalui ronda malam dan kepedulian antarwarga sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kriminalitas umum. (putera/pr)

hoaks Kediri, flyer pocong jadi-jadian, Dewi Mariya Ulfa, hoaks media sosial, keamanan Kediri, Wabup Kediri, berita hoaks Kediri, Pemkab Kedir

 

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...
KRONIK

Konsolidasi Partai Tak Hanya Lewat Agenda Resmi, Armuji: Kegiatan Olahraga dan Seni Juga

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar konsolidasi internal bersama Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati ...
KRONIK

Tari Remo Gagrak Anyar Buka Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tari Remo Gagrak Anyar menjadi pembuka dalam kegiatan Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ...
KRONIK

Merdeka Coffee Trail Run Sedot 700 Peserta, Erma Dorong Wisata dan Kopi Blitar Timur Naik Kelas

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Erma Susanti memadukan olahraga, wisata, dan kopi lokal ...
HEADLINE

Pompa Semangat Kader Jatim, Megawati Berpidato 2,5 Jam

SURABAYA – Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri memimpin konsolidasi internal DPD PDI Perjuangan ...