Jumat
30 Oktober 2026 | 6 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wasbang bersama Awak Media, Mahfud Singgung Kritik Cerdas Mahbub Djunaidi

PDIP-Jatim-Mahfud-05112022

BANGKALAN – Memasuki era digital, media massa atau pers memiliki tantangan tersendiri dalam memberikan informasi kepada publik. Di era digital, masyarakat sudah mampu memainkan peran tidak kalah penting dibanding awak media dalam mengolah dan menyampaikan informasi. Bahkan, ‘genre’ jurnalisme warga mengalami perkembangan yang cukup pesat.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Mahfud, saat menggelar sosialisasi Wawasan Kebangsaan bersama awak media di Kabupaten Bangkalan, Sabtu (5/11/2022).

Mahfud mengatakan, pada dasarnya, media massa atau pers adalah bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. Perannya cukup signifikan dalam menyampaikan informasi dan memberikan referensi bagi publik dalam mengetahui isu-isu strategis.

“Yang tak kalah penting media massa mempunyai kekuatan yang signifikan dalam mempengaruhi pemikiran maupun sikap dalam bermasyarakat. Termasuk berperan besar dalam membentuk opini masyarakat,” ujar Mahfud.

Selain itu, tambah Ketua IKA PMII Surabaya itu, media massa juga berfungsi sebagai penyambung lidah, perantara atau penghubung bagi masyarakat. Melalui media, masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya sekaligus mengetahui informasi berbagai hal.

Karena itu, Mahfud berharap, fungsi mulai awak media harus didasari oleh komitmen mencerdaskan kehidupan masyarakat dengan menjaga kualitas informasi. Informasi yang berimbang dan berdasarkan data yang akurat akan menyajikan informasi yang benar dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Dan itu akan terjadi sebaliknya, konflik akan terjadi saat informasi yang diberikan berisi hoaks dan provokatif. Artinya, baik atau buruknya informasi yang diterima masyarakat bergantung dari pers,” jelasnya.

Mahfud juga mengajak pada awak media untuk memberikan informasi yang mengandung nilai-nilai edukasi. Dengan menyinggung Mahbub Djunaidi, Mahfud juga menegaskan hadirnya awak media yang kritis dan konstruktif.

“Dulu Sahabat Mahbub Djunaidi menyampaikan kritiknya dengan cerdas dan lugas. Kritik-kritik Sahabat Mahbub tidak langsung membuat orang marah, meski kritiknya menukik dan tajam. Kenapa bisa seperti itu? Karena kritik yang disampaikan Mahbub komprehensif. Mendalam,” tuturnya.

Menurut Mahfud, kepiawaian dan integrasi awak media dalam mengolah informasi berkualitas akan menjadikan pers sebagai penyanggah demokrasi yang ideal.

“Teman-teman media, khususnya bagi yang muda-muda, dalam menjalankan tugasya sebagai insan pers tidak hanya ikut-ikutan menggelundungkan informasi, tanpa melakukan verifikasi dan konfirmasi. Setidaknya, pers harus jadi wasit atas suatu informasi,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Salurkan 37 Alsintan pada 36 Kelompok Tani Bondowoso

BONDOWOSO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyerahkan bantuan 37 unit alat dan mesin pertanian ...
KRONIK

Peringati Sumpah Pemuda, Aktivis Repdem Jatim Bersihkan Sampah Gunung Penanggungan

Lebih dari 100 aktivis Repdem PDI Perjuangan Jatim membersihkan sampah di Puncak Bayangan Gunung Penanggungan dalam ...
KRONIK

HGU PT Makarti Dipersoalkan Warga Karangsari, Sonny: Banyak Opsi untuk Aksi

BANYUWANGI – Persoalan Hak Guna Usaha (HGU) PT Makarti mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang ...
LEGISLATIF

Lewat GCC, Novita Hardini Dorong Kesadaran Warga Kelola Sampah dari Rumah

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong masyarakat membangun kebiasaan memilah dan ...
LEGISLATIF

Gus Falah Minta Pengedar Narkoba Diproses Maksimal, Soroti Bahaya Penyalahgunaan Vape

LAMONGAN – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah, meminta aparat kepolisian memproses hukum ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto: Anggaran Rp300 Juta Tak Cukup Tanpa Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah

Hari Yulianto menegaskan kesadaran masyarakat menjadi kunci mengatasi sampah. Rencana BKK Rp300 juta Sidoarjo pada ...