Jumat
05 Juni 2026 | 7 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Desa Rejosari Madiun Berterima Kasih kepada Legislator Banteng Karena Ini…

pdip-jatim-legislator-banteng-kunjungi-rejosari-08

MADIUN – Masyarakat Desa Rejosari, Kebonsari, Kabupaten Madiun, sangat merasakan manfaat acara serap aspirasi saat reses anggota DPRD dari PDI Perjuangan. Pasalnya, aspirasi yang mereka sampaikan saat reses tersebut, banyak yang terealisasi.

Seperti diungkapkan Kades Rejosari, Sumaryono, mewakili masyarakat, dia menyampaikan terima kasih, karena saat ini jalan-jalan di desanya sudah diaspal, dan jembatan yang rusak telah diperbaiki.     

“Atas nama desa, kami sampaikan banyak terima kasih, karena lewat PDI Perjuangan, jalan di desa kami sudah dihotmix, jembatan juga diperbaiki. Sekali lagi kami sampaikan terima kasih,” kata Sumaryono, kemarin.

Pada Rabu (9/6/2021) lalu, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun bersama Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Ristu Nugroho, usai menghadiri Rakercab di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Madiun mengunjungi Dusun Jati, Desa Rejosari.

Kedatangan kader-kader Banteng Kabupaten Madiun ini untuk mengecek realisasi jembatan dan aspal jalan di desa tersebut yang merupakan salah satu wujud realisasi kinerja wakil rakyat dari PDI Perjuangan kepada masyarakat.

Rombongan disambut warga setempat dengan suka cita. Rupanya, warga telah menunggu kedatangan mereka untuk mengucapkan terima kasih atas apa yang telah dilakukan untuk pembangunan di desa mereka, serta menyampaikan uneg-uneg terkait sejumlah program yang hendak diusulkan.

Suko Iswahyudi, warga setempat mengaku program-program yang disampaikan kepada wakil rakyat dari PDI Perjuangan saat serap aspirasi sudah banyak yang terealisasi. Tidak hanya hot mix jalan, pavingisasi masjid sudah terlaksana dan alat pertanian juga sudah turun ke masyarakat.

“Pada serap aspirasi banyak yang kami usulkan mulai dari hot mix jalan, penerangan jalan, paving tempat ibadah dan lain sebagainya. Kalau realisasinya sangat banyak sekali. Di Dusun Jati saja sudah ada 1150 meter jalan yang dihotmix. Dusun lain juga panjang, tinggal dusun Ngujur yang belum realisasi,” ungkapnya.

Laki-laki 40 tahun ini mengaku program-program pembangunan tersebut diajukan saat serap aspirasi anggota Legislatif PDI Perjuangan karena pada saat Musdus dan Musdes tidak tercover oleh anggaran desa karena dana desa sangat terbatas.

Apalagi, lanjut dia, Desa Rejosari sangat luas, terdiri dari 5 dusun, 42 RT dan 8 RW. “Karena ada beberapa program yang butuh anggaran besar, alternatifnya adalah kita mintakan melalui jalur serap aspirasi,” ujarnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Tata Kelola Akuntabel Harga Mati agar Program MBG Berjalan Efektif

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menegaskan sistem tata kelola yang akuntabel merupakan syarat mutlak agar ...
KABAR CABANG

Konten Idul Adha PDIP Kota Blitar Masuk 3 Terbaik, Yudi Meira: Kerja Kolektif yang Mencerminkan Semangat Kerakyatan

BLITAR – DPC PDI Perjuangan Kota Blitar meraih apresiasi dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur setelah terpilih ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...