Minggu
14 Juni 2026 | 6 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wakil Ketua DPRD Sidoarjo  Ingatkan Kepala Desa Agar Lebih Hati-hati Dalam Pengelolaan Anggaran

IMG-20250110-WA0020

SIDOARJO – Pada tahun 2024, sebanyak 31 desa di Kabupaten Sidoarjo mengalami sejumlah masalah yang berkaitan dengan kewenangan, aset, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Kondisi ini membuat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo merasa prihatin dan menilai perlu adanya perhatian lebih agar permasalahan serupa tidak terulang kembali di tahun 2025.

Menurut Suyarno, SH, MH, permasalahan tersebut sangat penting untuk dicermati agar para Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Sidoarjo dapat mengelola pemerintahan desa dengan lebih hati-hati dan sesuai regulasi.

“Saya yakin para Kades sudah berhati-hati. Tetapi kok masih bisa terjadi. Oleh karena itu, harus kita kaji bersama,” ujar Suyarno saat memberikan pembinaan kepada Kades dari Kecamatan Prambon, Buduran, dan Tulangan, Selasa (7/1/2025) lalu.

Pembinaan tersebut diadakan oleh Inspektorat Sidoarjo untuk pengelolaan keuangan desa tahun 2025.

Suyarno menekankan pentingnya upaya preventif dalam pengelolaan keuangan desa, yang perlu dilakukan secara kontinyu. Ia juga mengingatkan agar para Kades tidak sepenuhnya mempercayakan pengelolaan keuangan kepada Sekretaris Desa (Sekdes) tanpa adanya pengawasan dan kontrol yang memadai.

“Kades harus tahu, laporan keuangan itu benar tidak, jangan langsung ditandatangani saja, harus sesuai regulasi, sasaran betul tidak,” tambah legislator PDI Perjuangan tersebut.

Suyarno yang juga menegaskan bahwa setiap desa harus dapat mempertanggungjawabkan anggarannya, sekecil apapun itu, karena segala pengelolaan keuangan desa akan diawasi oleh aparat penegak hukum.

“Kami tidak ingin setiap tahun ada Kepala Desa yang terjerat masalah hukum akibat kelalaian dalam pengelolaan anggaran desa,” tegasnya.

Selain itu, Suyarno mengingatkan agar para Kades tidak takut menghadapi masalah, karena ketakutan yang berlebihan dapat menghambat pembangunan di desa.

“Kuncinya, para Kades harus tahu aturan dan harus transparan,” tutupnya. (hd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ketika Musik, Tari, dan Semangat Bung Karno Menyatu di Lereng Semeru

Kolaborasi musik dan tari membuka pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang di Glagah Arum. Jingle Menang ...
LEGISLATIF

Widarto Soroti Aksi Petani Bagikan Timun Gratis, Desak Pemkab Jember Benahi Tata Kelola Pertanian

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto merespons aksi petani yang membagikan timun gratis akibat harga anjlok hingga Rp500 ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Respons Aspirasi Pelaku Budaya, Dorong Penguatan Legalitas DKD Kota Kediri

Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid merespons aspirasi pelaku budaya terkait legalitas Dewan Kebudayaan ...
LEGISLATIF

Reses, Warga Ngariboyo Magetan Usul Pelebaran Jalan Hingga Peralatan Pesta

MAGETAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofyan, ...
KABAR CABANG

Ziarah Bung Karno dan Peresmian Hasil Renovasi Istana Gebang, Banteng Blitar Siapkan Penyambutan Megawati

BLITAR – Menjelang kunjungan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ke Blitar pada 14-15 Juni 2026, DPC ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Surabaya Siapkan Kader Gen Z Hadapi Era Politik Digital

DPC PDI Perjuangan Surabaya menggelar Pelatihan Komunikasi Politik Kader Gen Z dalam rangka Bulan Bung Karno 2026. ...