oleh

Wakil Bupati Malang Siap Fasilitasi Atlet Penyandang Disabilitas

-Eksekutif-65 kali dibaca

MALANG – Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto siap memfasilitasi organisasi olahraga difabel, yakni National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Malang, sebagai support kepada atlet penyandang disabilitas untuk terus berkarya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang tersebut mengatakan pengembangan minat dan bakat warga berkebutuhan khusus, harus tetap terfasilitasi termasuk dalam hal olahraga.

Oleh karena itu, melalui Kadispora, dia menginginkan ada fasilitas bagi anak-anak dan bisa diinventarisir kebutuhannya untuk segera bisa difasilitasi oleh Pemkab Malang.

“Melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, besar harapan saya ada fasilitas untuk anak-anak kita yang pemain bulutangkis, catur, ada yang lempar lembing. Ini yang menurut kita harus diinventarisir kebutuhan-kebutuhannya,” kata Didik, Jumat (21/5/2021).

Dia juga telah berkoordinasi dengan bupati terkait upaya pemberian ruang-ruang kepada anak-anak berkebutuhan khusus agar bisa diberikan kesempatan untuk bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.

“Pemerintah Kabupaten Malang akan memberikan reward dan diberikan ruang sebagai tenaga kontrak melalui PTT tentunya dengan segala kemampuannya dan diutamakan dapat memahami teknologi informasi,” ujarnya.

Pada Selasa (18/5/2021) lalu, Didik Gatot Subroto menghadiri acara pemberangkatan Kontingen Atlet Paralimpik Kabupaten Malang, di Pendopo Panji Kabupaten Malang. Mereka akan mengikuti Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) I tahun 2021 di Surabaya.

Kabupaten Malang mengirimkan sebanyak 9 atlet dan 1 ofisial meliputi klasifikasi tuna daksa, tuna grahita, dan tuna rungu wicara, yang siap bekompetisi pada empat cabang olahraga yakni atletik, tenis meja, bulutangkis dan catur.

Pada kesempatan itu, Didik mengatakan, Peparprov dapat memberikan pengalaman berkompetisi di level provinsi yang dapat menjadi batu loncatan bagi para atlet untuk bisa berkiprah jauh lebih tinggi lagi.

“Ajang Peparprov dapat menjadi batu loncatan bagi para atlet paralimpik Kabupaten Malang untuk berkiprah di level yang lebih tinggi, menuju Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) tahun 2021,” terang Didik. (ace/pr)

Komentar