MALANG – Wakabid Tenaga Kerja, Jaminan Sosial, Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Yiyesta Ndaru Abadi, SH.,MH memperingati HUT ke-53 PDIP dengan cangkruk bareng rakyat.
Acara tasyakuran sederhana bareng komunitas Generasi Gotong Royong H2 itu digelar di Balai RW 13 Madyopuro, Kota Malang, Sabtu (10/1/2026) malam.
Dia sengaja menggelar tasyakuran tersebut untuk menekankan posisi PDI Perjuangan sebagai partainya wong cilik.
Pria yang akrab disapa Yesta menjelaskan jika Komunitas Generasi Gotong Royong di Madyopuro menjadi teladan baik masyarakat yang proaktif dalam mengawal lingkungan sekitarnya.
Komunitas ini sendiri dikenal aktif bergerak di berbagai bidang mulai dari lingkungan, sosial, kepemudaan hingga olahraga.
Di bidang lingkungan, komunitas ini telah meraih penghargaan di tingkat kota, provinsi hingga nasional karena dinilai telah berhasil menggerakkan kesadaran masyarakat terhadap masalah sampah dan mitigasi bencana alam.

Komunitas ini punya inovasi pengelolaan sampah rumah tangga menjadi kompos. Menariknya lagi, mereka juga mengelola bank sampah yang hasil pendapatannya dijadikan biaya pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) warga setempat.
Menurut Yesta, banyak komunitas kemasyarakatan di Kota Malang yang tumbuh kembangnya perlu mendapat dukungan. Dia juga menyatakan komitmen untuk turun langsung merangkul komunitas masyarakat yang juga menjadi arahan partai.
”Peringatan HUT PDI Perjuangan ke-53 ini saya gelar seperti ini, sambang ke komunitas-komunitas masyarakat dari pada melakukan acara seremonial yang miskin dampak. Kami dari kader PDI Perjuangan harus berinteraksi langsung dengan masyarakat,” jelas Yesta, dalam keterangannya Minggu (11/1/2026).
Lewat interaksi itu, diharapkan persoalan-persoalan yang ada di tengah masyarakat bisa dipetakan agar segera mendapat solusi. Dengan demikian, pengembangan potensi masyarakat bisa lebih optimal.
Tak hanya berinteraksi dengan komunitas masyarakat, kader PDI Perjuangan menurutnya juga telah diinstruksikan untuk benar-benar bisa memberikan dampak kebermanfaatan bagi masyarakat luas. Kemudian juga menjadi garda terdepan dalam hal edukasi wawasan politik untuk masyarakat maupun generasi muda.
“Termasuk mengawal kebijakan pemerintah agar benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” tegasnya. (ull/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











