Sabtu
24 Oktober 2026 | 6 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wagub Djarot Kedepankan Dialog dengan Warga Ibukota

pdip jatim - djarot diwawancara

pdip jatim - djarot diwawancaraJAKARTA – Mantan Wali Kota Blitar dua periode Djarot Saiful Hidayat menyatakan siap blusukan sesering mungkin ke perkampungan ibukota. Turba itu dilakukan untuk berdialog langsung dengan warga Jakarta, bukan hanya melihat-lihat keadaan.

Menurut Djarot, blusukan akan dilakukan tanpa pemberitahuan. “Jangan kaget kalau misalnya ketemu saya naik motor di kampung-kampung. Kalau ada pemberitahuan nanti kita malah enggak bisa dialog sama warga,” kata Djarot, usai pelantikannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Rabu (16/12/2014).

Djarot ingin mengedepankan dialog, untuk membuat Jakarta lebih nyaman dihuni warganya. Dia akan berbicara dengan kelompok sasaran, misalnya soal program-program pemerintah DKI yang akan dilaksanakan.

“Kita akan buat warga otaknya penuh, pintar, perutnya kenyang dan dompetnya juga ada isi. Kan begitu seperti kata Pak Gubernur. Kita akan wujudkan itu,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu resmi menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta setelah dilantik Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Djarot mengucapkan sumpah sebagai Wagub DKI sisa masa jabatan 2012-2017 yang pembacaannya dituntun Ahok.

Saat pelantikan Djarot, tampak hadir Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Mengenakan baju kurung dan rok bermotif sama dengan paduan selendang berwarna kuning, Mega tiba sekitar pukul 11.17 WIB.

Di tempat pelantikan, Megawati duduk di kursi paling depan di antara Ahok, Djarot, Veronica (istri Ahok), dan Happy Farida (istri Djarot). Megawati menyaksikan penandatanganan pakta integritas dan sumpah jabatan Djarot. Selain Mega, politisi PDI Perjuangan lain yang hadir dalam pelantikan adalah Maruarar Sirait, Sidarto Danusubroto, dan Prasetyo Edi Marsudi.

Dimulai dari Akademisi, Politisi, hingga Birokrat

Sebelum malang melintang di dunia pemerintahan, Djarot lebih banyak berkecimpung di dunia pendidikan. Djarot mendapat gelar S1 Fakultas Ilmu Administrasi setelah lulus dari Universitas Brawijaya tahun 1986. Kemudian, dia menyandang gelar S2 Fakultas Ilmu Politik di tahun 1991 dari Universitas Gadjah Mada.

Pria berkumis itu memulai aktivitasnya di dunia akademisi dengan menjadi dosen. Djarot banyak berkecimpung di dunia pendidikan dan menghabiskannya di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Dia juga pernah menduduki posisi Pembantu Rektor I di kampus yang sama kurun waktu 1997-1999.

Kemudian dalam kurun waktu tahun 1999 hingga 2000, Djarot memulai karir di dunia politik dengan menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur. Djarot lantas menjadi Wali Kota Blitar periode 2000-2005, dan periode 2005-2010. Di periode kedua sebagai wali kota, dia juga menjadi Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Ketika memimpin Blitar, banyak hal yang digagas Djarot yang dikenal sangat membatasi mal bertingkat dan gedung pencakar langit. Dia lebih memilih untuk menata pedagang kaki lima dengan konsep matang.

Selama menjabat Wali Kota Blitar, Djarot pernah menerima Penghargaan Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah di tahun 2008. Selain itu, dia juga menerima Penghargaan Terbaik Citizen’s Charter Bidang Kesehatan Anugerah Adipura selama 3 tahun berturut-turut yaitu dari tahun 2006, 2007, dan 2008. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Dengar Aspirasi Pemuda, Bupati Lukman Buka-bukaan Soal Strategi Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat ...
KRONIK

IMM Tagih Solusi Darurat Pendidikan Jember, DPRD Bidik 23 Ribu Anak Tak Sekolah

JEMBER – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyelesaikan persoalan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Kota Batu 2027, Dorong Kemandirian Fiskal dan Belanja Tepat Sasaran

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu mendorong pemerintah kota memperkuat kemandirian fiskal dalam ...
KRONIK

Makanan Diantar ke Rumah Lansia Miskin Tiap Pagi, Rantang Kasih Terus Lanjut

BANYUWANGI – Setiap pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, Elok Susanti datang mengantarkan makanan ke rumah Sahani (67), ...
EKSEKUTIF

Anggaran Surabaya 2027 Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Penanganan Banjir

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan pendidikan, kesehatan, dan penanganan banjir dalam penyusunan ...
EKSEKUTIF

Hari Santri 2026, Rijanto Dorong Santri Blitar Kuasai Teknologi dan Ikut Membangun Daerah

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri menguasai ilmu agama sekaligus teknologi agar mampu mengambil ...