Kamis
16 Juli 2026 | 6 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wacana THP Kenjeran Buka hingga Malam, Ghoni: Harus Dipersiapkan dengan Matang

pdip-jatim-ghoni-060721

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am, mengapresiasi upaya pengintegrasian dan pengembangan kawasan wisata di pantai timur Surabaya. Salah satu pengembangan kawasan yang tengah dipersiapkan saat ini adalah membuka Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran pada malam hari.

“Ini bagus, karena kan dalam rangka peningkatan perekonomian dan kearifan lokal juga,” ujar Ghoni, Jumat (11/3/2022).

Politisi muda PDI Perjuangan itu mengatakan, terintegrasinya kawasan wisata di sana, seperti Taman Suroboyo dan Sentra Ikan Bulak (SIB) juga akan semakin menghidupkan perekonomian warga sekitar.

Ia pun menegaskan, sebelum wacana dibukanya THP Kenjeran hingga malam hari dan terintegrasinya beberapa kawasan wisata di sana benar terealisasikan, segala persiapan mulai dari sarana, prasarana, hingga keamanan harus dipersiapkan dengan matang.

Terkait hal itu, ia mendorong adanya wisata edukasi anak yang berfungsi untuk meningkatkan pengetahuan.

“Saat berkunjung ke sana ke marin saya dorong agar ada wahana edukasi, misalkan yang menceritakan tentang sejarah seperti di sana seperti apa. Jadi, ada transfer knowledge untuk peningkatan SDM anak atau pengunjung,” jelasnya.

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya itu juga menekankan agar kawasan wisata pesisir ini ramah untuk disabilitas maupun lansia, sehingga bisa dikunjungi oleh semua warga.

“Lalu kalau semisal itu malam, yang berkaitan dengan nelayan itu bagaimana? Kondisi laut kita juga harus disiapkan betul. Perahu-perahunya yang biasa untuk malam seperti apa? Apakah mampu lalu keamanannya juga harus diperhatikan,” terangnya.

Tak kalah penting juga terkait kebersihan, serta adanya toilet pengunjung yang hingga saat ini menurutnya sangat terbatas.

“Kemudian teman-teman pengamen itu juga harus dikoordinir untuk bisa masuk ke sana, sehingga tidak ada lagi yang di pinggir jalan mengganggu aktivitas pengguna jalan. Mereka bisa lebih tertata dengan baik,” katanya.

Kalau bisa, Ghoni pun menyarankan agar dibuatkan kolam renang yang tidak bercampur dengan laut secara langsung agar anak-anak lebih aman.

“Siapa tau di sana nanti dibuat cottage dan sebagainya. Jadi, kan para pedagang di sana bisa berjualan. Tetapi yang terpenting mereka juga harus mengedepankan protokol kesehatan,” tandasnya. (dhani/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...