Kamis
30 Juli 2026 | 5 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ustadz Aris: Gagasan Pak Whisnu Patut Diteladani

pdip-jatim-ustadz-aris-yoyok

pdip-jatim-ustadz-aris-yoyokSURABAYA – Tak melulu urusan dunia, kampanye blusukan Cawawali Whisnu Sakti Buana kerap disisipi tausiyah keagamaan. Pesan-pesan rohani di sela acara kampanye itu disampaikan penceramah muda yang cukup kondang di Surabaya, Ustadz Aris Yoyok.

Saat berkampanye, Whisnu tidak hanya menghabiskan waktunya bertemu masyarakat untuk penyampaian visi-misi, atau sekadar orasi politik. Cawawali yang berpasangan Cawali Tri Rismaharini itu juga berbagi waktu dengan Ustadz Aris, yang menyampaikan ceramah agama.

“Kami hanya ingin ada manfaat lain yang diperoleh warga dari acara pertemuan ini. Tidak sekadar memperoleh gambaran sosok pemimpinnya, dan apa yang akan dilakukan ke depan. Egois namanya kalau hanya mencari dukungan tanpa memberi sesuatu yang tak kalah pentingnya kepada masyarakat,” jelas Whisnu, Sabtu (5/12/2015).

Oleh karena itu, di beberapa kesempatan bertemu masyarakat, putra mantan Sekjen PDI Perjuangan Ir Soetjipto itu datang bersama Ustadz Aris Yoyok. Menurut Whisnu, penceramah muda itu bisa menghidupkan suasana pertemuan, karena selain rupawan, juga lihai menyelipkan gurauan-gurauan segar di sela ceramah agamanya.

Dengan selingan mendengarkan tausiyah dari ulama, tambah Whisnu, akan semakin menambah wawasan dan ketakwaan kepada sang Khalik. “Juga sebagai bekal menuju ke masa depan yang lebih cemerlang. Masa depan yang lebih baik bagi semua warga Kota Pahlawan,” tuturnya.

Sementara, Ustadz Aris Yoyok mengapresiasi langkah calon petahana itu, yang sering minta dirinya ikut mengisi acara kampanye bertemu warga. Ustadz muda multi talenta yang piawai bernyanyi serta membawakan kidungan khas Jawa di sela ceramahnya itu menyebut upaya Whisnu sebagai langkah mulia.

“Saya rasa ini adalah ide dan gagasan yang sangat bagus. Pak Whisnu tidak hanya mementingkan kampanye-nya, tetapi masih memikirkan sesuatu yang tak kalah manfaatnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ustadz Aris, seharusnya langkah Whisnu ini juga perlu dilakukan para calon pemimpin.

“Ini ide baru yang menarik. Belum ada kandidat yang melakukan ini. Saya bisa membayangkan setiap agenda kampanye selalu membawa penceramah sendiri, insya Allah bisa menyejukkan suasana,” pungkas Ustadz Aris Yoyok. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Untari Minta Aspirasi Kades soal KDMP Disampaikan Resmi ke Pemerintah Pusat

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno meminta para kepala desa (Kades) menyusun dan ...
LEGISLATIF

Reses di Tuban, Ony Setiawan Soroti Krisis Air Irigasi dan Alih Fungsi Lahan Hutan di Senori

TUBAN – Masa Reses Persidangan III Tahun 2026 Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan dimanfaatkan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Dorong UMKM Kuliner Gresik Kuasai Fotografi Storytelling untuk Rebut Pasar Gen Z

GRESIK – Anggota DPR RI Nila Yani Hardiyanti dari Fraksi PDI Perjuangan mendorong pelaku UMKM kuliner di Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Tuntaskan 93,6 Persen Pengadaan Lahan Tol Kertosono–Kediri

Pemkab Kediri menuntaskan 93,6 persen pengadaan lahan Tol Kertosono–Kediri dan mempercepat penyelesaian Tol ...
LEGISLATIF

Kanang Soroti Pengalihan Dana Desa untuk Koperasi Merah Putih, Khawatir Hambat Pembangunan Desa

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono atau Kanang, menyoroti kebijakan pengalihan sebagian Dana Desa ...
KRONIK

Bupati Fauzi Serahkan BLT-DBHCHT pada Ribuan Buruh dan Petani Tembakau

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil ...