Rabu
04 November 2026 | 3 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ustadz Aris: Gagasan Pak Whisnu Patut Diteladani

pdip-jatim-ustadz-aris-yoyok

pdip-jatim-ustadz-aris-yoyokSURABAYA – Tak melulu urusan dunia, kampanye blusukan Cawawali Whisnu Sakti Buana kerap disisipi tausiyah keagamaan. Pesan-pesan rohani di sela acara kampanye itu disampaikan penceramah muda yang cukup kondang di Surabaya, Ustadz Aris Yoyok.

Saat berkampanye, Whisnu tidak hanya menghabiskan waktunya bertemu masyarakat untuk penyampaian visi-misi, atau sekadar orasi politik. Cawawali yang berpasangan Cawali Tri Rismaharini itu juga berbagi waktu dengan Ustadz Aris, yang menyampaikan ceramah agama.

“Kami hanya ingin ada manfaat lain yang diperoleh warga dari acara pertemuan ini. Tidak sekadar memperoleh gambaran sosok pemimpinnya, dan apa yang akan dilakukan ke depan. Egois namanya kalau hanya mencari dukungan tanpa memberi sesuatu yang tak kalah pentingnya kepada masyarakat,” jelas Whisnu, Sabtu (5/12/2015).

Oleh karena itu, di beberapa kesempatan bertemu masyarakat, putra mantan Sekjen PDI Perjuangan Ir Soetjipto itu datang bersama Ustadz Aris Yoyok. Menurut Whisnu, penceramah muda itu bisa menghidupkan suasana pertemuan, karena selain rupawan, juga lihai menyelipkan gurauan-gurauan segar di sela ceramah agamanya.

Dengan selingan mendengarkan tausiyah dari ulama, tambah Whisnu, akan semakin menambah wawasan dan ketakwaan kepada sang Khalik. “Juga sebagai bekal menuju ke masa depan yang lebih cemerlang. Masa depan yang lebih baik bagi semua warga Kota Pahlawan,” tuturnya.

Sementara, Ustadz Aris Yoyok mengapresiasi langkah calon petahana itu, yang sering minta dirinya ikut mengisi acara kampanye bertemu warga. Ustadz muda multi talenta yang piawai bernyanyi serta membawakan kidungan khas Jawa di sela ceramahnya itu menyebut upaya Whisnu sebagai langkah mulia.

“Saya rasa ini adalah ide dan gagasan yang sangat bagus. Pak Whisnu tidak hanya mementingkan kampanye-nya, tetapi masih memikirkan sesuatu yang tak kalah manfaatnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ustadz Aris, seharusnya langkah Whisnu ini juga perlu dilakukan para calon pemimpin.

“Ini ide baru yang menarik. Belum ada kandidat yang melakukan ini. Saya bisa membayangkan setiap agenda kampanye selalu membawa penceramah sendiri, insya Allah bisa menyejukkan suasana,” pungkas Ustadz Aris Yoyok. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kemiskinan Banyuwangi Terus Menyusut, 5 Tahun Turun dari 8,07 Jadi 5,6 Persen

BANYUWANGI – Upaya penanggulangan kemiskinan yang menjadi salah satu prioritas Bupati Banyuwangi, Ipuk ...
LEGISLATIF

Reses di Purwodadi, Eko Herdiyanto Soroti Kebutuhan Pompa Air untuk Atasi Banjir

MALANG – Kebutuhan pompa air untuk mengatasi genangan banjir di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, menjadi ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Pemuda Trenggalek Produksi Film untuk Angkat Potensi 157 Desa Kreatif

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan kreativitas ...
KRONIK

Ratusan Juta Dugaan Pungli KHDPK Dikembalikan, Widarto Minta Perjuangan Petani Tak Berhenti

JEMBER – Pengembalian uang Rp138 juta yang diduga dipungut dalam pengurusan akses pengelolaan kawasan hutan menjadi ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Perkuat Perlindungan Anak, Pencegahan Bullying Jadi Perhatian

KEDIRI – Pemkab Kediri menegaskan pemenuhan hak anak harus diikuti perlindungan nyata dari kekerasan, diskriminasi, ...
KABAR CABANG

Pekan Peduli Sampah Nasional, PDIP Surabaya Siapkan 100 Titik Teba untuk Olah Sampah Organik

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menyiapkan sekitar 100 titik Teba atau lubang pengolahan sampah organik ...