Sabtu
05 September 2026 | 1 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tutup Pendidikan Kader Perempuan, Daniel Rohi: Harus Ada Revolusi Mental

pdip-jatim-221114-danro

BATU – Pendidikan Kader Perempuan Gelombang I yang diselenggarakan Badiklatda PDI Perjuangan Jawa Timur secara resmi ditutup. Ketua Badiklatda PDI Perjuangan Jawa Timur, Daniel Rohi memberikan apresiasi kepada para peserta yang telah berhasil mengikuti rangkaian pendidikan hingga akhir.

Menurutnya, kegiatan yang diikuti oleh 93 peserta ini setara dengan pendidikan kader tingkat pratama dan merupakan pendidikan kader perempuan pertama yang diselenggarakan oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

“Ini adalah pendidikan kader perempuan pertama dan berjalan dengan sangat-sangat baik. Saya melihat ada keseriusan dan keceriaan yang senantiasa mengikuti langkah teman-teman peserta selama mengikuti pendidikan ini,” ungkap Daniel Rohi, di Wisma Perjuangan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Desa Oro-oro Ombo, Kota Batu, Minggu (13/11/2022).

Seluruh pihak, sebutnya, menunjukkan antusiasme yang tinggi dari senior-senior partai terutama para kader perempuan PDI Perjuangan yang telah memiliki pengalaman dalam dunia politik.

Mereka telah menularkan dan memberikan inspirasi kepada kader-kader perempuan PDI Perjuangan se-Jawa Timur agar bisa memiliki semangat dan keyakinan untuk berkarya di tengah-tengah kehidupan mereka berbangsa dan bernegara.

“Tantangan paling besar adalah ketika sampai ke rumah. Karena rumah adalah laboratorium eksperimen yang paling tepat untuk kita bisa mengimplementasikan ilmu dan nilai yang kita peroleh dalam pelatihan ini,” jelasnya.

“Sehingga prinsip-prinsip kesetaraan dan emansipasi yang sudah didapat dalam proses pembelajaran ini, dapat mewarnai perjalanan kita sebagai kader partai,” sambung Daniel Rohi.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut juga berharap, agar para peserta pendidikan ke depannya bisa mengimplementasikan berbagai ilmu dan nilai dalam karya hidupnya sehari-hari. Walaupun dalam realitanya akan terdapat berbagai rintangan dan tantangan.

“Namanya perjuangan itu tidak mudah. Namun bukan berarti tidak mungkin, kita terus-menerus menjadi influencer di tengah lingkungan kita masing-masing. Harapan saya yang terbesar adalah kita harus ada revolusi mental, dari mental yang lama menjadi mental manusia baru,” imbuh Anggota Komisi B Provinsi Jatim tersebut.

Menutup sambutannya, dia mengingatkan bahwa Bung Karno mengatakan revolusi mental dikatakan berhasil apabila seorang kader mampu melakukan perubahan yang positif dalam hidupnya, menjadi seorang manusia baru dengan semangat yang membara dan jiwa yang menyala-nyala ibarat elang rajawali yang terbang tinggi. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Ingatkan Ancaman Populisme Otoriter, Dorong Lima Agenda Ketahanan Demokrasi

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan menguatnya populisme otoriter dapat ...
KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...