Senin
10 Agustus 2026 | 10 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

TMP Diharapkan Dorong Kaum Muda Berlomba-lomba Kuasai Iptek

pdip-jatim-211217-kaderisasi-tmp-hasto-1

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto minta seluruh kader Taruna Merah Putih (TMP) terus melakukan fungsi pendidikan politik dan komunikasi politik dengan ciri khasnya sebagai wahana konsolidasi bagi kaum muda.

Permintaan itu dia sampaikan di Jakarta, saat membuka acara kaderisasi nasional TMP 2021 bertema “Membentuk Pemuda Pelopor Militan dan Bermanfaat Bagi Rakyat” melalui zoom meeting, Kamis (16/12/2021).

Selain Hasto, sejumlah tokoh hadir dalam acara yang berlangsung secara daring ini. Mereka antara lain Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidajat, Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi dan Keanggotaan Sukur Nababan.

Kemudian, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhannudin Muhtadi, Ketua Umum TMP Maruarar Sirait, Sekjen DPP TMP Restu Hapsari, para fungsionaris DPP TMP, Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPD TMP dari 13 provinsi dan 179 peserta yang merupakan peserta utusan dari 13 DPD TMP dan 72 DPC TMP.

Pada kesempatan itu, Hasto mengucapkan terimakasih kepada TMP yang terus melakukan konsolidasi ideologi dan juga mendorong pergerakan anak muda serta memperkenalkan pikiran-pikiran Bung Karno sebagai Proklamator dan Bapak Bangsa Indonesia.

“TMP dalam seluruh kiprah dan geraknya bagi PDI Perjuangan telah menjalankan fungsi-fungsi rekrutmen yang sangat baik,” sebut Hasto.

Dia menilai, Maruarar Sirait selaku Ketua Umum TMP dengan jajaran pengurusnya terus melakukan proses konsolidasi di TMP untuk merekrut kader-kader muda dan mendapatkan pendidikan politik sebagaimana kaderisasi nasional yang dilakukan hari ini.

“Anak muda harus menjadi perhatian besar bagi TMP untuk menggalang kekuatan bersama menggelorakan semangat nasionalisme, patriotisme, dan juga rasa cinta kepada Indonesia melalui melalui cara-cara yang berkebudayaan, menggelorakan semangat Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan,” ujarnya.

Dia menyebutkan, bahwa TMP juga perlu memiliki dan membangun kesadaran ekologis. Karena konteks politik tidak hanya sekadar merebut kekuasaan, lebih dari itu, politik harus memiliki spirit kebudayaan, ekonomi, berdikari dan penguasaan teknologi yang dipimpin oleh ide dengan cara-cara inovatif dan kreatif.

Hasto juga menyampaikan, kaderisasi yang dijalankan hari ini sangat penting karena jika dilihat jumlah pemuda Indonesia berdasarkan data BPS mencapai 64,19 juta jiwa atau 24%. Hal ini tentunya memberikan suatu peluang bagi TMP untuk bergerak dalam seluruh api perjuangan sebagaimana digagas oleh Bung Karno.

“Ketika saya melaporkan kepada Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri, terkait dengan rencana kaderisasi ini, beliau menitipkan pesan, sesuai dengan kapasitas beliau yang ditugaskan sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional). TMP agar dapat mendorong pergerakan kaum muda untuk berlomba-lomba menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek),” beber Hasto.

Menurutnya, dengan syarat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, banga ini akan dapat mencapai kemajuan, dan dapat juga mencapai Indonesia yang berdiri di atas kaki sendiri. Tidak ada bangsa besar yang maju tanpa proses dialektis dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Bung Karno menggelorakan spirit pengetahuan menjadi jembatan emas bagi Indonesia seperti zaman Jepang dahulu yang dikenal dengan restorasi Meiji untuk memodernisasi seluruh aspek pengetahuan, tetapi tetap mengakar kuat dalam identitas dan kebudayaan. Hal inilah yang kemudian ditawarkan Bung Karno kepada bangsa Indonesia bahwa anak-anak Indonesia harus memiliki daya mimpi dan bercita-cita global tetapi tidak meninggalkan watak kebudayaan bangsa Indonesia,” terangnya.

Untuk itu, lanjut Hasto, TMP harus membangun semangat kepemimpinan untuk menggembleng anak muda dalam menggelorakan keterampilan politik yang bersandar pada ideologi Pancasila.

Dia kembali menegaskan bahwa kesadaran organisasi sangat penting sebagai sayap partai, TMP diharapkan melalui proses dan menggalang kaum muda dengan orientasi pada gerakan politik yang bermartabat.

“Kami harapkan TMP menjadi ruang intelektual bagi anak muda untuk merancang strategi arah masa depan Indonesia,” tutup Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Gelar Rakorcab, Siap Gelar Musran-Musanran Serentak

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep menggelar rapat koordinasi cabang (Rakorcab) menjelang pelaksanaan Musyawarah ...
KRONIK

Usung Semangat “Satu Hati, Satu Arah”, Banteng Papua Raya Siap Memberi Kejutan

SURABAYA – Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh tim Papua Raya demi berpartisipasi dalam Soekarno Cup 2026. Skuad ...
KRONIK

Persiapan Tiga Bulan, Banteng Istimewa Yogyakarta Siap Rebut Piala Soekarno Cup

SURABAYA – Tim Banteng Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) datang ke Surabaya sebagai kontingen perdana dengan rasa ...
OLAHRAGA

PSSI Jatim: Soekarno Cup Perbanyak Panggung Pemain Muda untuk Regenerasi Timnas

PSSI Jatim menilai Soekarno Cup 2026 memperbanyak panggung pemain U-17 dan membantu regenerasi Timnas Indonesia. ...
KRONIK

Tim Banteng Jatim FC Siap Ukir Sejarah Juara Berturut-turut di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Sebagai tuan rumah sekaligus juara bertahan, tim Jawa Timur (Jatim) memikul misi besar dalam perhelatan ...
OLAHRAGA

Jersey Soekarno Cup 2026, Ketika Identitas Daerah Menjelma di Lapangan

SURABAYA – Di lapangan sepak bola, jersey biasanya hanya dipandang sebagai seragam. Dipakai untuk membedakan satu ...