Sabtu
18 April 2026 | 11 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tim Indah Kurnia dan OJK Blusukan Kampung Cegah Warga dari Jerat Pinjol

pdip-jatim-dpr-ri-161221-indah-kurnia-a

SURABAYA – Anggota DPR RI Komisi XI, Indah Kurnia bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengedukasi warga terkait pinjaman online (pinjol). Penyuluhan dilakukan seiring banyaknya warga yang perekonomiannya terpuruk akibat terjerat pinjaman dengan berjuta iming-iming tersebut.  

Indah Kurnia mengerahkan Tim Rumah Aspirasi Indah Kurnia (TRA-IK) untuk bersama pihak OJK dan Perkumpulan Pelita Indonesia blusukan ke kampung-kampung di Surabaya menyosialisasikan bahaya pinjol. Kali ini, Rabu (15/12/2021), penyuluhan dilaksanakan di Balai RW III Kelurahan Sonokwijenan Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya.

Wakil rakyat dari PDI Perjuangan daerah pemilihan Surabaya dan Sidoarjo tersebut menjelaskan, dirinya mengapresiasi edukasi dan sosialisasi yang dilakukan oleh OJK kepada masyarakat secara rutin, periodik dan konsisten.

“OJK melakukan bersama dengan kami, anggota Komisi XI DPR RI di seluruh daerah pemilihan masing-masing,” ujarnya. 

Sosialisasi dan edukasi dilakukan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia. Karena jika tingkat literasi keuangan tinggi, maka juga akan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

“Dengan demikian tidak akan banyak masyarakat yang terjerat pinjaman online,” katanya.

Indah Kurnia berharap, kegiatan penyuluhan dari OJK benar-benar dicermati dengan saksama untuk diterapkan dalam pengelolaan keuangan sehari-hari.

“Mengelola keuangan harus dengan bijak di tengah kebutuhan yang terus meningkat dan tidak terprediksi,” pesan Indah Kurnia.

Vicky Samuel Patty dari Tim Rumah Aspirasi Indah Kurnia, pada penyuluhan tersebut mengatakan, masa pandemi menimbulkan tantangan ekonomi bagi masyarakat.

“Banyak pinjaman online dan investasi ilegal bertebaran di media sosial. Namun tawaran menggiurkan ini bisa menjadi jerat apabila masyarakat tidak teredukasi,” katanya.    

Senada, Ade Kuntho menambahkan, OJK dan Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia sebagai regulator dan pemangku kebijakan sengaja membidik lokasi ini sebagai tempat edukasi. Agar warga di perkampungan tidak terjerumus dengan iming-iming pinjaman online. 

“Kami berharap kedatangan kami bisa memberikan edukasi dan mencegah bapak ibu sekalian dari jerat pinjaman online,” kata Ade. 

Namun, lanjutnya, bila benar-benar membutuhkan pinjaman dari aplikasi online, agar memilih platform pinjaman online yang legal. Sebab saat ini banyak sekali platform-platform pinjaman online ilegal yang menawarkan berbagai kemudahan, ujungnya justru menyengsarakan.

Ade menambahkan, bila ada masyarakat menemukan kasus jerat pinjaman online, bisa melaporkan ke OJK melalui nomor WhatsApp 081157157157. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sampang Bagikan Benih Jagung, Ajak Masyarakat Tanam Pendamping Beras

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sampang mengajak masyarakat untuk menanam tanaman ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Imbau Warga Jombang Antisipasi Kemarau Panjang dan Perkuat Cadangan Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, mengimbau masyarakat ...
PEREMPUAN

Novita Hardini Ajak Perempuan Trenggalek Nyalakan Api Perjuangan dan Berkarya

Novita Hardini ajak perempuan Trenggalek menyalakan api perjuangan dan berkarya melalui TGX Women Summit, sekaligus ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
HEADLINE

Megawati usul Konferensi Asia-Afrika Jilid II Atasi Masalah Geopolitik

JAKARTA – Presiden Ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengusulkan ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Tegaskan Literasi Digital Perempuan Jadi Kebutuhan, Bukan Pilihan

Erma Susanti menegaskan literasi digital bagi perempuan kini menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan ...