Kamis
30 Juli 2026 | 1 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tidak Open House, Usai Shalat Id Abah Sanusi Kumpul Keluarga

pdip-jatim-abah-sanusi-200121

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi merayakan momen Lebaran bersama keluarga di Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Dalam perayaan Lebaran tahun ini, Sanusi tidak melakukan open house, sesuai dengan SE Kemendagri.

Hal tersebut ia lakukan tidak sekedar mematuhi SE Kemendagri, namun juga memberi contoh bagi masyarakat untuk mencegah semakin meluasnya wabah Covid-19. Mengingat pandemi Covid-19 yang belum berakhir pada kesempatan perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

“Tidak ada, tidak ada open house. Itu dilarang sesuai edaran Menteri Dalam Negeri. Setelah ini saya pulang, di rumah saja sambil berkumpul dengan keluarga saja,” ujar Sanusi usai Salat Id, Kamis (13/5/2021).

Momentum Hari Raya Idul Fitri, menurut pria yang akrab disapa Abah Sanusi tersebut, adalah awal kebangkitan bagi seluruh umat Muslim untuk selalu berbuat baik.

“Idul Fitri ini umat Muslim kembali ke fitrah. Dimana ada peleburan dosa setelah satu bulan lamanya kita berpuasa. Harus lebih baik dari hari-hari kemarin atau hari-hari sebelumnya,” imbuhnya.

Setelah selama satu bulan penuh berpuasa, lanjut Sanusi merupakan waktu bagi seluruh umat Muslim melakukan introspeksi diri.

Dia pun menyampaikan permohonan maaf apabila ada perbuatan dan perkataan yang kurang berkenan di hati masyarakat.

“Melalui puasa kita mengetahui bagaimana rasa lapar bagi orang yang tidak makan,” terangnya.

“Jadi kalau kemarin-kemarin ada kesalahan, di hari raya Idul Fitri ini semuanya saling memaafkan. Dan intinya, adalah menjalankan kehidupan yang lebih baik,” tambah dia.

Sementara itu, pemaknaan Hari Raya Idul Fitri menurut Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto adalah sebagai momentum untuk menguatkan tali silaturahmi.

Walaupun dalam kesempatan Lebaran tahun ini tidak diperkenankan untuk mudik, Didik menjelaskan tali silaturahmi tetap bisa dijalin menggunakan teknologi secara virtual.

“Silaturahmi bisa dilakukan kapan pun dan di mana saja,” jelas Didik. Hari Raya Idul Fitri menurutnya, merupakan sebuah momentum bagi setiap insan untuk bisa hidup menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses di Tuban, Ony Setiawan Soroti Krisis Air Irigasi dan Alih Fungsi Lahan Hutan di Senori

TUBAN – Masa Reses Persidangan III Tahun 2026 Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan dimanfaatkan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Dorong UMKM Kuliner Gresik Kuasai Fotografi Storytelling untuk Rebut Pasar Gen Z

GRESIK – Anggota DPR RI Nila Yani Hardiyanti dari Fraksi PDI Perjuangan mendorong pelaku UMKM kuliner di Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Tuntaskan 93,6 Persen Pengadaan Lahan Tol Kertosono–Kediri

Pemkab Kediri menuntaskan 93,6 persen pengadaan lahan Tol Kertosono–Kediri dan mempercepat penyelesaian Tol ...
LEGISLATIF

Kanang Soroti Pengalihan Dana Desa untuk Koperasi Merah Putih, Khawatir Hambat Pembangunan Desa

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono atau Kanang, menyoroti kebijakan pengalihan sebagian Dana Desa ...
KRONIK

Bupati Fauzi Serahkan BLT-DBHCHT pada Ribuan Buruh dan Petani Tembakau

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Libatkan Wasit Perempuan, Tegaskan Sepak Bola Milik Semua Talenta

Soekarno Cup 2026 melibatkan wasit dan perangkat pertandingan perempuan sebagai wujud komitmen terhadap kesetaraan ...