TUBAN – Amir Burhannudin terpilih menjadi Ketua DPC Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tuban periode 2021-2026 dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-2 kedua, Minggu (29/8/2021).
Konfercab PA GMNI Tuban yang dilaksanakan di Guest House Hotel and Resto Tuban ini dibuka Ketua Umum DPP PA GMNI Ahmad Basarah, via zoom.
Dalam konfercab tersebut, menghasilkan Ketua DPC PA GMNI Tuban Amir Burhannudin, Sekretaris DPC Mochamad Sudarsono dan Bendahara Nibrosu Rohid.
Ketiganya terpilih secara aklamasi hingga ditetapkan sebagai Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPC PA GMNI Tuban periode 2021-2026, oleh ketua pimpinan sidang pleno tetap Saiful Anwar.
“Menetapkan Ketua DPC PA GMNI Tuban Amir Burhannudin, Sekretaris Mochamad Sudarsono dan Bendahara Nibrosu Rohid,” kata Saiful Anwar.
Setelah terpilih secara aklamasi, Amir Burhannudin menegaskan, PA GMNI tidak menjadi rumah bagi satu parpol atau kelompok tertentu saja. Tapi semuanya harus dinaungi.
Politisi muda PDI Perjuangan ini menyebut, kepercayaan PA GMNI kepada dirinya untuk memimpin DPC Tuban, merupakan tantangan untuk membawa PA GMNI ke depan lebih profesional.
Bahkan pria asal Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban itu berharap, agar alumni satu barisan, bergandengan untuk kemajuan GMNI.
“Dengan mengucap bismillah saya bersedia menjadi Ketua DPC PA GMNI Tuban, mengenai program akan kita sesuaikan dengan sidang komisi masing-masing,” ucap Wakil Ketua Asprov PSSI Jatim ini.
Sementara itu, Basarah yang juga Wakil Ketua MPR RI dalam arahannya menyebut pentingnya reorganisasi dalam sebuah wadah gerakan seperti PA GMNI.
Ketua DPP PDI Perjuangan itu juga mengungkap keberhasilan para tokoh GMNI di kancah nasional. Mulai politisi hingga pengusaha nasional, seperti Megawati Soekarnoputri, almarhum Taufik Kiemas, Antasari Azhar dan pengusaha nasional Murdaya Poo.
“Banyak sekali tokoh nasional yang muncul dari kawah candradimuka GMNI. Untuk itu adanya konfercab GMNI Tuban diharapkan bisa menelurkan kepemimpinan yang progresif revolusioner bagi GMNI Tuban secara khusus,” kata Basarah. (sut/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










