Jumat
17 April 2026 | 7 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Terima Aduan Petani Garam Soal Impor, Daniel Rohi: Akan Kita Advokasi ke Pusat

PDIP-Jatim-Daniel-Rohi-29042022

SURABAYA – Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur menerima audiensi Forum Petani Garam Madura (FPGM) pada Kamis, (28/4/2022). Dalam kesempatan tersebut, ada beberapa tuntutan yang dibawa oleh perwakilan FPGM. Yakni, garam harus masuk ke bahan pokok penting, perlu ada regulasi yang berpihak pada petani garam, hingga ketimpangan antara penggunaan garam industri impor dan garam lokal.

“Ada masalah yang tidak selesai yakni tata niaga, harga, mutu, dan regulasi yang hingga kini merugikan petani garam,” kata Ketua FPGM, H. Ubaid.

Ia menjelaskan, selama ini pemerintah pusat memang telah menetapkan kebijakan terkait garam industri impor. Namun hal tersebut dinilai masih kurang tepat.

Ada kecurigaan bahwa penggunaan garam impor yang harusnya untuk industri justru merembes ke garam konsumsi, sehingga berimbas pada penghasilan petani yang menurun.

“Kebutuhan industri kan lebih banyak ada 2 juta lebih ton, kalau konsumsi hanya 1,5 juta ton. Tapi ada yang tidak terserap, berarti kecurigaan kami itu ada garam industri yang merembes ke garam konsumsi,” ujarnya.

Untuk itu, ia berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dapat memperketat pengawasan tersebut dan membentuk lembaga yang bisa menentukan kebutuhan kuota garam impor.

“Tentunya perlu ada lembaga yang bisa mengawasi itu. Artinya, neraca garam yang ada di Jatim kebutuhan garam industri itu seberapa banyak sehingga bisa menjadi rekomendasi ke kementerian untuk menentukan kuota garam impor,” ungkapnya.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim, Dyah Erma, menyebut, Pemprov Jatim hanya berwenang memberikan verifikasi kedatangan barang.

Sehingga di samping pengawasan, hal yang penting adalah upaya untuk meningkatkan kualitas garam lokal agar setara dengan garam impor. Setelah itu, barulah membentuk market khusus untuk kelompok garam rakyat.

“Maka yang di hulu tantangannya adalah dengan meningkatkan kandungan garam lokal. Disisi lain saat sudah dinaikan kualitas tapi pasarnya gak ada, masalahnya neraca perdagangan impor garam itu diputuskan oleh pusat,” ucap Dyah.

Menyambung hal tersebut, anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Daniel Rohi, mengungkapkan, aspirasi dari FPGM lebih tertuju pada pemerintah pusat. Sehingga pihaknya akan menindaklanjuti dan mengawal para kelompok petani untuk bisa berdialog bersama Dirjen Kementerian terkait dengan pemerintah pusat.

“Karena keputusan regulasi itu kan ada di pemerintahan pusat, kami bersama teman forum petani garam ini akan mengadvokasi ke Jakarta bertemu dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Kelautan,” ujarnya.

“Kalau boleh ada lembaga yang memantau atau advokasi seluruh kebutuhan dari para petani garam, dengan fungsi memastikan distribusi garam bisa membuat harga lebih stabil dan menguntungkan petani,” pungkas Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jatim itu. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...