Senin
13 Juli 2026 | 6 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Teliti Kaitan Data dengan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Wabup Antok Raih Doktor Predikat Sangat Memuaskan

IMG-20230310-WA0023_copy_1080x606

NGAWI – Dwi Rianto Jatmiko, Wakil Bupati Ngawi lulus dengan predikat sangat memuaskan, saat menjalani sidang terbuka promosi doktor Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS).

Momen membahagiakan itu terekam dalam sidang terbuka promosi doktor yang disiarkan secara live, dan dilaksanakan di kampus setempat pada Rabu kemarin (8/3/2023).

Penguji dan Sekretaris Dewan Penguji, Prof. Dr. Pujiyono, SH.,MH, saat membacakan hasil ujian terbuka menyampaikan, Mas Antok dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Secara sah, Mas Antok menyandang gelar doktor. Mas Antok juga menjadi doktor ke 935 yang diluluskan Kampus UNS, dan doktor ke 206 dari program studi ilmu hukum kampus setempat.

“Saudara dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan, dengan IPK 3,62. Masa studi 5 tahun 2 bulan,” kata Sekretaris Dewan Penguji, Prof. Dr. Pujiyono, SH.,MH, saat membacakan hasil sidang di kutip dari kanal YouTube UNS.

Sebagai Wakil Bupati Ngawi, yang concern pada isu kemiskinan, desertasi yang diajukan Mas Antok, saat studi S3 pun mengangkat isu-isu kesejahteraan sosial. Judul penelitian yang dilakukan, Rekonstruksi Pengaturan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang Berkelanjutan Guna Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem. Mas Antok menggunakan sampel di 19 Kabupaten di sejumlah provinsi.

“Tujuan dari penelitian, untuk menganalisis dan mengevaluasi faktor-faktor penyebab pengaturan DTKS dalam percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem yang kurang berjalan optimal. Dan untuk menemukan dan merumuskan pengaturan DTKS yang berkelanjutan guna percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem,” papar Mas Antok dihadapan dewan penguji.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi itu membeberkan latar belakang penelitian yang dia lakukan. Salah satunya mengenai diubahnya kriteria pengelompokan keluarga miskin atau yang sebelumnya disebut desil melalui Permensos.

Sehingga muncul kerancuan dalam pendataan masyarakat miskin ekstrem. Juga mengenai implementasi DTKS berjalan kurang optimal, yang dilakukan satu bulan sekali sesuai pasal 12 Permensos Nomor 03 tahun 2021.

Berdasarkan hasil penelitian itu, Mas Antok memberikan 4 rekomendasi. Pertama pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial perlu menetapkan regulasi mengenai ketetapan kriteria dan standardisasi rumah tangga/individu dengan tingkat kemiskinan ekstrem.

Kedua, pemerintah kabupaten/kota perlu membentuk satgas khusus penanggulangan kemiskinan ekstrem. Ketiga, satgas khusus penanggulangan kemiskinan ekstrem yang dibentuk pemerintah kabupaten/kota melibatkan pendamping PKH.

“Permensos Nomor 3 tahun 2021 tentang pengelolaan DTKS perlu dilakukan perubahan/amandemen dengan menambahkan pemerintah daerah kabupaten/kota wajib membentuk satgas khusus penanggulangan kemiskinan ekstrem,” kata Wabup Antok saat menyampaikan rekomendasi buah dari hasil penelitiannya.

Sementara itu, Promotor dan Anggota Dewan Penguji Prof. Dr. Hartiwiningsih, SH.,M.Hum, kepada Mas Antok berpesan setelah meraih gelar doktor, agar Mas Antok dengan ilmu yang diperolehnya bisa berkontribusi dan memecahkan masalah khususnya kemiskinan di Kabupaten Ngawi.

“Harapan kami, setelah gelar doktor ini diperoleh kami berharap, bahwa ilmu yang bapak peroleh ini, mengingat penelitian yang bapak teliti sesuai dengan kondisi riil di Kabupaten Ngawi, maka harapannya hasil penelitian ini dapat berkontribusi dan menjadi pemecah permasalahan tentang kemiskinan di Ngawi. Sekali lagi kami ucapkan selamat,” kata Promotor sekaligus Penguji Prof. Dr. Hartiwiningsih, SH.,M.Hum.

Sidang terbuka promosi doktor, Mas Antok turut dihadiri keluarga dan sejumlah kolega. Termasuk hadir Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Ketua DPRD Ngawi Heru Kusnindar, serta sejumlah kepala OPD dan Forkopimda Ngawi. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Malang Seleksi Ketat Pengurus Ranting, Siapkan Kader Militan Hadapi Tantangan Politik

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang menerapkan seleksi ketat dalam Musyawarah Ranting dan Musyawarah Anak Ranting ...
KABAR CABANG

Musran Rampung, PDIP Bakung Bidik Lebih dari 9.000 Suara pada Pemilu 2029

PDI Perjuangan Kecamatan Bakung menargetkan perolehan suara menembus lebih dari 9.000 pada Pemilu 2029. Target ...
KABAR CABANG

PDIP Jember Andalkan Perempuan dan Generasi Z Perkuat Suara pada Pemilu 2029

Kepengurusan ranting PDI Perjuangan di Kecamatan Mumbulsari didominasi kader perempuan dan Generasi Z. Komposisi ...
SEMENTARA ITU...

Doding Ajak Kader GMNI Peka terhadap Persoalan Sosial dan Berani Bela Wong Cilik

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi mengajak kader GMNI memiliki kepekaan sosial, berani membela wong cilik, dan ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Kota Kediri Apresiasi Kreativitas Peserta Lomba Desain Bulan Bung Karno

DPC PDI Perjuangan Kota Kediri mengapresiasi puluhan peserta lomba desain Bulan Bung Karno. Tingginya kualitas ...
KABAR CABANG

Penjaringan Calon Ketua Ranting Tahap I, DPC Sidoarjo Kantongi 1.730 Nama

SIDOARJO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo terus menata struktur organisasi hingga ...