Rabu
22 Juli 2026 | 8 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tanggul Jebol Akibat Intensitas Hujan Tinggi, Bupati Sugiri Langsung Turun Tangan

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-Sancoko-14022022

PONOROGO – Intensitas hujan yang tinggi di Ponorogo pada Minggu (13/2/2022) sore hingga malam hari, menyebabkan 12 tanggul jebol dan 19 titik lokasi terendam banjir. Salah satu yang jebol adalah tanggul Sungai Selopayung, di Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis pada Senin (14/2/2022) dini hari. Luapan air di sungai menyebabkan 84 rumah penduduk terendam banjir dan 240 warga terisolir.

Mengetahui hal tersebut, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, langsung bergerak cepat untuk memastikan keselamatan warganya dengan mengirimkan logistik dan mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Dengan menumpangi perahu karet dan turun langsung ke air lengkap dengan mengenakan sepatu boot dan pelampung, Bupati Sugiri menemui warga yang terdampak banjir.

“Tanggul jebol akibat intensitas hujan tinggi, dan jam 3 pagi jebol akibat air meluap ke kampung,” ujarnya, Senin (14/2/2022).

Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu mengatakan, bahwa di tengah kondisi banjir seperti itu, keselamatan warga menjadi prioritas. Ia juga menjelaskan, jika genangan air sudah surut, maka akan dibuatkan bronjong sebagai tanggul sungai yang jebol.

“Kami upayakan solusinya, airnya biar surut dulu baru dibronjong. Keselamatan warga yang utama, upaya selamatkan jiwanya, mereka tidak kelaparan, tidak sakit, bisa tidur nyenyak baru pikirkan yang lain,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Ponorogo, Jamus Kunto, mengatakan, saat ini ada 19 lokasi terendam banjir dan 12 lokasi terkena longsor akibat intensitas hujan yang tinggi selama beberapa hari ini.

Jamus menjelaskan, tanggul di Sungai Selopayung jebol sepanjang 8 meter, dan membanjiri 80 rumah yang terdiri dari 240 jiwa. Akibat banjir itu warga setempat terkepung banjir dan menolak untuk dievakuasi. Namun BPBD dan Tim Tagana mengirimi mereka logistik sejak pagi, dan siap dengan perahu karet jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mengevakuasi warga.

“Ada 240 warga sejak pagi tidak bisa keluar rumah, dan kami kirim losgistik. Ada anak-anak dan orang tua tidak mau dievakuasi, sehingga kami menyiagakan perahu dan petugas. Kalau secara teknis bahaya, tetap kita evakuasi, sewaktu-waktu evakuasi dilakukan,” terang Jamus.

Jamus juga menambahkan, 12 titik tanggul yang jebol di wilayah Ponorogo, yakni Kauman, Blembem, Sumoroto, Kepekan, Nambakan, Kali Pelem, Kali Selo Payung, Kali Keyang, Nambak, Grogol, Kali Sono, dan Kali Sobo. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Zulham Dorong Pasar Sumedang Dikerjasamakan dengan Swasta agar Tak Terus Mangkrak

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mendorong pengelolaan Pasar Sumedang ...
SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...