Selasa
13 Oktober 2026 | 7 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Survei Pilgub Jatim, Saifullah Yusuf Ungguli Khofifah dan Risma

pdip-jatim-gus-ipul-kembalikan-form-pendaftaran-cagub
Gus Ipul saat kembalikan formulir pendaftaran bakal calon gubernur di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim.

SURABAYA – Lembaga Survei Surabaya Survey Center (SSC) merilis hasil survei elektabilitas, popularitas, dan akseptabilitas kandidat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur untuk Pilkada Jawa Timur 2018.

Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa Saifullah Yusuf atau Gus Ipul adalah kandidat yang unggul dalam hal dukungan publik.

“Gus Ipul mendapat dukungan publik sebesar 26,3 persen, muncul juga nama Tri Rismaharini dengan 22,1% dukungan dan Khofifah Indar Parawansa dengan 13,9 persen pendukung,” kata Direktur SSC, Mochtar W Oetomo saat jumpa pers di Hotel Yellow Surabaya, Rabu, 12 Juli 2017.

Selain ketiga tokoh diatas, Mochtar menambahkan, disusul nama Abdullah Azwar Anas dengan 3,5 persen pemilih dan La Nyalla Mattalitti dengan 2,3 persen pendukung. Sedangkan nama-nama lain yang muncul, seperti Abdul Halim Iskandar, Hasan Aminuddin, Mahfud MD, Anang Hermasyah, Imam Nahrawi, Nurhayati Ali Assegaf dan yang lainnya masih cukup jauh elektabilitasnya dibanding kelima kandidat tersebut.

“Semua temuan tersebut menunjukkan adanya kekuatan tokoh lokal dalam pilkada Jawa Timur,” ujar Mochtar, menyebut Saifullah Yusuf, Khofifah Indar Parawansa dan Tri Rismaharini.

Mochtar mengatakan, Saifullah Yusuf atau akrab disebut Gus Ipul menempati posisi tertinggi dalam top of mind publik Jawa Timur. Menurut dia, top of mind ialah apa yang secara tidak sadar ada dipuncak daftar pikiran seseorang, yang paling diingat pertama kali, dianggap paling penting dan sebagainya.

Menurut dia, nama-nama yang terungkap dalam survei tersebut sudah dikenal publik Jawa Timur dan akan sulit untuk digeser dengan nama nama baru. Jika dihubungkan dengan peta kontestasi, Mochtar menambahkan, maka usulan nama gubernur sepertinya sudah mengerucut dan sulit berubah.

“Bisa jadi untuk kandidat Gubernur, ketiga nama teratas akan sulit dikejar dan ditandingi calon baru di Jatim” kata Mochtar.

Untuk survei elektabilitas, Mochtar mengatakan, Saifullah Yusuf ialah sosok kandidat yang paling banyak dipilih. Sementara Khofifah Indar Parawansa adalah kandidat paling populer atau dikenal oleh publik, dan Tri Rismaharini adalah kandidat yang disukai oleh masyarakat.

“Temuan ini sekaligus mengkonfirmasi bahwa seseorang dikenal, disukai masih belum cukup untuk bisa dipilih,” ujar Mochtar. (tempo)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...
LEGISLATIF

Kasus ISPA Jatim Tembus 212.914, Deni Wicaksono Desak Pengendalian Emisi Diperketat

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak pemerintah memperkuat pencegahan infeksi saluran ...
EKSEKUTIF

Digitalisasi Data Bansos Kediri Sasar 122.393 KK, Mas Dhito Libatkan Agen Perlinsos

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri mempercepat digitalisasi data perlindungan sosial (Perlinsos) untuk memastikan ...
KRONIK

Peringatan Hari Jadi Ke-351 Magetan, DPRD Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

MAGETAN – Masyarakat Kabupaten Magetan memperingati Hari Jadi Ke-351 Kabupaten Magetan dalam sebuah upacara yang ...
KRONIK

Gelar Evaluasi Innovative Government Award, Bupati Lukman Bidik Kabupaten Terinovatif 2026

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berkomitmen memperkuat inovasi daerah untuk meningkatkan ...
SEMENTARA ITU...

32 Tim Pesantren Ikuti Liga Santri Bupati Cup 2026, Rijanto Dorong Persatuan

BLITAR – Sebanyak 32 tim futsal dari pondok pesantren se-Blitar Raya mengikuti Liga Santri Bupati Cup 2026. ...