Senin
20 April 2026 | 11 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Supratman Minta Pemkab Lumajang Upayakan Fasilitas Penanganan yang Layak untuk ODGJ

pdip-jatim-legislatif-260422-supratman-1

LUMAJANG – Anggota DPRD Kabupaten Lumajang dari Fraksi PDI Perjuangan, Supratman, melakukan berbagai kegiatan sosial yang bertajuk ‘Cak Man Berbagi dan Mengatasi’. Kali ini, ia melakukan kegiatan sosial tersebut dengan menemui salah satu penderita ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) yang dipasung di Desa Bedayu Talang Kecamatan Senduro.

Dalam kunjungannya, Supratman menyapa dan melihat kondisi penderita ODGJ tersebut. Tak hanya sendiri, Supratman juga didampingi pemerintah desa setempat dan pihak keluarga.

Alhamdulillah, dalam bulan yang penuh berkah ini, saya dapat bersilaturahmi ke penderita ODGJ disana. Melihat bagaimana kondisinya, ternyata dipasung untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan,” ungkap Supratman, Selasa (26/4/2022).

Supratman, yang juga ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang juga menyampaikan, kunjungannya juga dalam rangka mencarikan solusi bagi penderita ODGJ tersebut. Bersama pemerintah desa dan pihak keluarga tentunya, Supratman berusaha mencari serta menyarankan supaya ada penanganan khusus.

“Coba saya diskusikan bersama keluarga, dan insyaallah ini akan kami lakukan penanganan di Bapak Purnomo. Ini merupakan yayasan khusus penanganan ODGJ di Lamongan,” jelasnya.

Kepada www.pdiperjuangan-jatim.com, Supratman menjelaskan bahwa berdasarkan hasil survey seluruh anggota Komisi D, penderita ODGJ di Lumajang masih banyak. Lebih parahnya, para ODGJ tersebut masih belum mendapatkan penanganan dan tempat yang baik dari Pemkab Lumajang.

“Masih banyak (penderita) di Lumajang yang masih belum mendapatkan penanganan khusus. Baik untuk kesehatan maupun pasca penanganannya,” tambahnya, yang juga Bendahara DPC PDI Perjuangan Lumajang.

Berkaca dari Kota Malang, Supratman menginginkan di Lumajang juga mendirikan fasilitas khusus pendukung penderita ODGJ. Sehingga, penanganan penderita ODGJ yang ada di Lumajang tidak perlu jauh-jauh ke luar daerah.

“Selama ini kami lihat peran pemerintah masih kurang. Hal ini karena masih banyaknya masyarakat yang masih bingung dan takut dalam mengatasi atau menyembuhkan penderita ODGJ,” tutupnya. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Megawati Soroti Krisis Geopolitik Dunia, Tegaskan Relevansi Dasa Sila Bandung

Megawati Soekarnoputri menegaskan relevansi Dasa Sila Bandung di tengah krisis geopolitik global serta mendorong ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Tulungagung Sukses, 30 Persen Pengurus Diisi Gen Z dan Perempuan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung sukses melaksanakan Musyawarah Anak ...
KRONIK

Dua Legislator Perempuan PDIP Jombang Ini Perkuat Pendidikan Keluarga dan Literasi Digital di Wonosalam

JOMBANG – Anggota Komisi IV DPR RI, Sadarestuwati, dan anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, ...
KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...