oleh

Suasana Hari Ibu, Indah Kurnia Serahkan Bantuan Peralatan Kuliner untuk UMKM

-Legislatif, UMKM-269 kali dibaca

SURABAYA – Masih dalam suasana peringatan Hari Ibu, “kado” istimewa diterima kelompok usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Boas. Kelompok yang mayoritas anggotanya adalah kaum ibu tersebut menerima bantuan berbagai peralatan produksi.  

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Budi Hanoto kepada kelompok. Acara dilaksanakan di Sekretariat Kelompok UMKM Boas, Rumah Makan Uncle Tojib kitchen, Jalan Jlidro 2 Nomor 47, Kuwukan, Kecamatan Sambikerep, Kamis (23/12/2021).

Berbagai perlengkapan memasak diberikan kepada kelompok bergerak di bidang usaha kuliner tersebut. Ada setidaknya 14 jenis peralatan dengan jumlah mencapai puluhan unit dengan nilai Rp 125 juta lebih. Mulai dari kompor tungku, lemari es, blender, mixer, rice cooker, panci presto dan sebagainya.  

Terwujudnya bantuan untuk kelompok ini tak luput dari peran Indah Kurnia. Apalagi, bertahun-tahun wakil rakyat dari PDI Perjuangan tersebut kerap melakukan kegiatan-kegiatan berorientasi pada pemberdayaan UMKM.

“Saya kenal dengan UMKM Boas ini sudah cukup lama. Mereka adalah kelompok UMKM yang juga aktivis, yang berjuang di masyarakat,” ungkap Indah Kurnia, legislator dari daerah pemilihan Surabaya-Sidoarjo.

Karena itu, Indah Kurnia turut bergembira atas terwujudnya bantuan untuk Kelompok Boas. Ia pun menilai jika bantuan tersebut adalah tepat sasaran mengingat usaha-usaha perekonomian yang mereka lakukan selama ini.

“Kelompok ini mayoritas anggotanya adalah perempuan. Puji syukur, pada peringatan Hari Ibu, 22 Desember 2021 ini, Kelompok Boas mendapatkan bantuan dari Bank Indonesia berupa peralatan produksi,” jelasnya.  

Sementara itu, Budi Hanoto, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kelompok-kelompok usaha perlu dibantu untuk membangkitkan kembali perekonomian.

“UMKM terbukti mampu menghadapi berbagai krisis yang melanda negeri ini, maka kita perlu terus bantu dan perhatikan kelompok kelompok UMKM,” terangnya. (hs)