Kamis
23 Juli 2026 | 3 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Stunting di Kota Mojokerto Tinggal 1,54%, Ning Ita Optimis Capai Zero Stunting

pdip-jatim-250312-ningita-stunting

MOJOKERTO – Angka stunting di Kota Mojokerto terus menurun signifikan dalam lima tahun terakhir. Data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), angka stunting pada tahun 2020 tercatat 7,71 persen, turun menjadi 1,54 persen di 2024.

Capaian ini disampaikan dalam Rembuk Stunting Lintas Sektor yang digelar di Sabha Mandala Madya Balai Kota Mojokerto, Rabu (12/3/2025). Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menegaskan, sinergi lintas sektor jadi kunci utama dalam upaya percepatan penurunan stunting.

“Ini adalah hasil kolaborasi kita semua. Setiap sektor menjalankan perannya dengan maksimal, sesuai tugas dan tanggung jawabnya. Sinergi kuat ini membuahkan hasil nyata,” sebut Ning Ita, sapaan akrabnya.

Dia optimistis Kota Mojokerto bisa mencapai status New Zero Stunting, tidak ada lagi bayi yang lahir dengan risiko stunting atau munculnya kasus stunting baru.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kita membangun Indonesia dari kota kecil ini, dari bumi Majapahit, dengan menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan bebas stunting,” tegasnya.

Selain menekan angka stunting, Pemkot Mojokerto juga telah mengimplementasikan berbagai program strategis guna menyiapkan SDM unggul menyongsong Indonesia Emas 2045.

Salah satunya adalah pencapaian Universal Health Coverage (UHC), yang memastikan seluruh warga Kota Mojokerto mendapatkan jaminan kesehatan gratis.

Tak hanya itu, guna memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik, Pemkot Mojokerto juga telah menjalankan program pemberian makanan bergizi gratis bagi pelajar dari tingkat TK hingga SMA, secara bertahap.

“Mewujudkan Indonesia Emas 2045 adalah tugas kita bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga Kejaksaan, Kodim, Polres, PKK, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan bergerak bersama, kita bisa menciptakan generasi yang sehat dan cerdas,” pungkas Ning Ita.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama penurunan stunting Kota Mojokerto oleh pemerintah kota, Kejaksaan Negeri, Kodim 0815, dan Polres Mojokerto Kota. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Pemeriksaan Dugaan Penyimpangan Dana Rp8 Miliar di KBS Dituntaskan

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta proses pemeriksaan dugaan penggunaan dana tidak wajar sekitar Rp8 ...
LEGISLATIF

Perkuat Tata Kelola Pengadaan, Candra Minta Pemkab Jember Tindak Lanjuti Rekomendasi MCP KPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, meminta Pemerintah Kabupaten Jember segera menindaklanjuti ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Pemenuhan Hak Anak Jadi Indikator Utama Keberhasilan Pembangunan Nasional

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah menjadikan pemenuhan hak anak sebagai indikator utama ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Salurkan Puluhan Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas di Blitar

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menyalurkan 60 unit alat bantu bagi penyandang disabilitas ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Batu Siapkan Aturan Cegah Pengembang Kabur Sebelum Serahkan PSU

DPRD Kota Batu menyusun regulasi baru untuk mencegah pengembang meninggalkan kewajiban penyerahan Prasarana, ...
KRONIK

Pisah Sambut Danlanal Banyuwangi, Bupati Ipuk: TNI AL Mendukung Peningkatan Ekonomi

BANYUWANGI – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi berganti dari Letkol Laut (P) Muhamad Puji ...