BLITAR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menggelar rapat konsolidasi di Gedung Prasada, Kanigoro, Kamis (28/8/2025).
Pertemuan ini digelar sebagai tindak lanjut instruksi DPP serta hasil rapat virtual dengan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur terkait Sosialisasi Hasil Kongres VI dan Peraturan Partai Nomor 01 Tahun 2025.
Rapat konsolidasi yang dihadiri jajaran pengurus DPC serta seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga Wakil Ketua DPD PDIP Provinsi Jatim, Guntur Wahono difokuskan pada dua agenda utama. Yakni pembahasan aturan baru partai dan mekanisme penjaringan calon ketua di tingkat DPD maupun DPC.
Supriadi, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Blitar menegaskan bahwa forum ini tidak hanya bersifat sosialisasi, melainkan juga momentum penting untuk memperkuat soliditas kader. Menurutnya, partai ingin memastikan proses demokrasi internal berjalan lebih transparan dan tertib.

“Kongres VI telah menghasilkan keputusan strategis, termasuk Peraturan Partai Nomor 01 Tahun 2025. Melalui konsolidasi ini, kami ingin seluruh kader di tingkat PAC hingga ranting memahami mekanisme yang berlaku,” ujar Supriadi.
Dalam arahannya, dia menjelaskan bahwa tahap awal penjaringan dilakukan oleh PAC di wilayah masing-masing. PAC diberi kewenangan merekomendasikan nama calon ketua DPD maupun DPC sesuai ketentuan partai.
“Untuk calon ketua DPD, setiap PAC wajib mengusulkan dua nama. Sementara untuk calon ketua DPC, maksimal tiga nama dapat diajukan. Semua usulan harus berasal dari kader yang memenuhi persyaratan,” terangnya.
Setelah itu, proses dilanjutkan melalui musyawarah anak cabang (musancab) yang melibatkan pengurus PAC bersama ranting hingga anak ranting. Forum tersebut bertujuan memperkuat rekomendasi nama calon ketua sebelum diajukan ke tahap selanjutnya.

Supriadi menambahkan, calon ketua yang diusulkan wajib memenuhi kriteria yang telah ditetapkan partai. Di antaranya memiliki kartu tanda anggota (KTA) minimal tujuh tahun serta pengalaman sebagai pengurus di struktur partai.
“Aturan ini dibuat agar calon ketua benar-benar berasal dari kader matang yang telah teruji loyalitasnya. Dengan begitu, kepemimpinan ke depan diharapkan lebih kuat dan konsisten menjalankan garis perjuangan partai,” jelasnya.
Di akhir konsolidasi, Supriadi yang akrab disapa Kuwat tersebut menekankan pentingnya kebersamaan dan disiplin organisasi. Dia menegaskan, rapat konsolidasi ini merupakan tahap penting sebelum masuk ke forum resmi partai yang lebih besar.
“Kami ingin semua pengurus satu suara. Konsolidasi bukan hanya formalitas, melainkan wadah untuk memastikan seluruh elemen partai, mulai DPC, PAC, ranting hingga anak ranting, bergerak dalam semangat yang sama,” pungkas Ketua DPRD Kabupaten Blitar tersebut. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS