Rabu
04 November 2026 | 9 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal Keinginan SBY Bertemu Jokowi, Ini Kata Seskab

pdip-jatim-seskab-010217

JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengemukakan, selama ini siapa saja yang ingin bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), kebanyakan, hampir semuanya adalah atas permintaan yang bersangkutan.

Karena itu, apabila mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginginkan bertemu Presiden Jokowi, dirinya akan mengomunikasikannya.

“Apalagi Pak SBY ini kan beliau pernah menjadi Presiden ke-6. Tentunya kalau beliau memang menginginkan untuk bertemu dengan Presiden dan ada permintaan, nanti akan kami komunikasikan kepada Presiden Jokowi,” kata Pramono kepada wartawan usai Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/2/2017) petang.

Terkait pernyataan SBY adanya orang-orang yang menghalang-halangi dirinya bertemu Presiden Jokowi, Seskab menegaskan, sama sekali tidak ada.

“Semuanya, tamu yang meminta waktu kepada Presiden Jokowi tentunya akan disampaikan oleh Mensesneg atau Seskab kepada Presiden Jokowi, karena mekanismenya seperti itu,” jelas Pramono.

Seskab meyakini, Presiden Jokowi pasti membaca dan mendengar keinginan SBY untuk bertemu, sebagaimana disampaikan dalam konferensi pers di Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (1/2/2017) sore. Karena itu, Seskab akan melaporkan hal itu kepada Presiden Jokowi.

Namun Seskab tidak bisa memastikan kapan pertemuan Presiden Jokowi dengan SBY akan terlaksana. “Habis selesai Sidang Kabinet, jadi belum tahu waktunya,” ujar Seskab menjawab wartawan.

Tidak Ada Perintah

Menanggapi keluhan yang disampaikan SBY mengenai kemungkinan adanya penyadapan telepon pribadinya, Seskab Pramono Anung menegaskan, yang jelas tidak pernah ada perintah atau instruksi penyadapan kepada SBY,  karena ini bagian dari penghormatan kepada presiden-presiden yang ada.

Namun demikian, Seskab menolak menanggapi peristiwa yang terjadi dalam sidang kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di Auditorium Kementerian Pertanian, Selasa (31/1/2017) kemarin, karena dirinya memang tidak ingin menanggapi apapun karena itu bagian dari materi persidangan. (seskab)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pilkades Serentak Jombang 2027 Diikuti 286 Desa, Komisi A DPRD Kawal Anggaran dan Regulasi

JOMBANG – Sebanyak 286 desa di Kabupaten Jombang direncanakan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak ...
KRONIK

Agus Wicaksono Buka KLIK DALAK di Lumajang, Tegaskan Investasi Harus Berdampak bagi Masyarakat

LUMAJANG – Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Agus Wicaksono, secara resmi membuka kegiatan Klinik ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siapkan Intervensi Ekonomi di Kawasan Rawan Narkoba Surabaya

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan intervensi ekonomi dan pemberdayaan UMKM di kawasan rawan ...
LEGISLATIF

Polemik Jam Operasional Pasar Buah Tanjungsari, Syaifuddin Zuhri Buka Peluang Revisi Perda

SURABAYA – Polemik pembatasan jam operasional Pasar Buah Tanjungsari mendorong DPRD Surabaya membuka peluang revisi ...
KRONIK

Kemiskinan Banyuwangi Terus Menyusut, 5 Tahun Turun dari 8,07 Jadi 5,6 Persen

BANYUWANGI – Upaya penanggulangan kemiskinan yang menjadi salah satu prioritas Bupati Banyuwangi, Ipuk ...
LEGISLATIF

Reses di Purwodadi, Eko Herdiyanto Soroti Kebutuhan Pompa Air untuk Atasi Banjir

MALANG – Kebutuhan pompa air untuk mengatasi genangan banjir di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, menjadi ...