Jumat
25 September 2026 | 7 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Siswi SMA Curhat Unas ke Jokowi

Jokowi - Siswi SMA Curhat

Jokowi - Siswi SMA CurhatSURABAYA – Kedatangan Capres PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi), “disambut” curhatan Nurmillaty Abadiah, siswi Kelas III SMA Siti Khadijah Surabaya tentang Ujian Nasional. Nurmillaty yang pernah mengirimkan surat terbuka kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh ini, meminta kepada Jokowi untuk segera memperbaiki sistem pendidikan khususnya ujian nasional.

Nurmillaty curhat kepada Jokowi kalau soal ujian  nasional tingkat SMA diluar kemampuan siswa, persoalan lainnya adalah soal ujian nasional baru disosialisasikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan setelah ujian nasional berlangsung. Dan yang lebih memprihatinkan, ujian nasional masih sarat dengan kecurangan.

“Lewat Pak Jokowi, saya berharap pemerintahan mendatang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan harus lebih memperhatikan keluhan siswa, terutama soal ujian nasional. Bila perlu, ujian nasional dihapuskan saja,” ujar Nurmillaty di hadapan Jokowi, Sabtu (3/5/2014).

Menanggapi curhat ini, Jokowi mengakui kalau ada yang salah dalam sistem pendidikan di Indonesia. Menurutnya, dengan sistem ujian nasional sebagai salah satu parameter kelulusan, akan membuat sekolah menghalalkan segala cara meraih target kelulusan. Akibatnya, banyak sekolah yang berbuat curang untuk memenuhi target kelulusan.

“Selama saya menjadi Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta, saya tidak pernah mentargetkan kelulusan kepada sekolah. Bagi saya, roh pendidikan adala kejujuran. Sekolah adalah tempat pendidikan budi pekerti dan akhlak siswa,” ujar Jokowi di sela pertemuannya dengan Khofifah di Surabaya.

Jokowi mengatakan, ujian nasional seharusnya hanya menjadi pemetaan saja, bukan sebagai penentu kelulusan. Menurutnya, yang paling penting dalam pendidikan adalah karakter anak harus diasah berdasarkan budaya Indonesia.

Jokowi menjelaskan, kalau saat ini kecenderungan di sebagian besar sekolah mulai melupakan Pancasila dan sejarah. Selama ini sekolah hanya lebih mementingkan pada sisi akademis saja. (ovi)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Magetan Alihkan Dana Beli Mobil PKK Rp 498,8 Juta untuk Proyek Jalan Bendo–Belotan

MAGETAN – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan untuk membelikan kendaraan dinas baru bagi Tim Penggerak ...