Rabu
14 Januari 2026 | 2 : 40

Sidak Pusat Pendidikan MSP, Mindo: Kita Harus Membuat Industri Pakan

PDIP-Jatim-Mindo-Nugroho-15092021

MOJOKERTO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Mindo Sianipar melalukan sidak progres pembangunan pusat pendidikan, pertanian, peternakan, dan perikanan air tawar Masyarakat Sejahtera Petani (MSP) di Kecamatan, Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Mindo menerangkan, pusat pendidikan yang akan berdiri di atas tanah 20 hektar ini diproyeksikan sebagai percontohan, tidak hanya skala Jawa Timur, tetapi menjadi percontohan secara nasional.

“Di sini nanti akan berdiri percontohan pertanian terpadu, ada peternakan terpadu, ada juga industri yang berbasis pertanian, peternakan dan perikanan air tawar. Ini bukan hanya akan jadi contoh Jawa Timur, tapi ini juga akan kita jadikan contoh  nasional PDI Perjuangan,” terang Mindo usai mengecek progres pembangunan tersebut, rabu (15/9/2021).

Di dalam pusat pendidikan ini, tambah Legislator PDI Perjuangan Dapil Jatim VIII ini, ada berbagai macam hewan ternak yang akan dibudidayakan, mulai dari sapi, kambing, domba, unggas, juga akan mengembangkan bebek Mojosari.

“Peternakan sapi, kambing, domba. Ada peternakan unggas, ada ayam, ada bebek Mojokerto. Mojosari kan dikenal dengan bebeknya? Nanti akan kita cari pemuliaan supaya dapat bebek Mojosari yang besar,” terangnya

Selian menjadi pusat pendidikan pertanian, tempat ini akan dijadikan sebagai industri pakan ternak, pengolahan daging dengan tetap berbasis pada UMKM.

“Nanti kita harus membuat industri pakan, yang bahan bakunya semua dari sini. Karena sudah jadi industri, nanti ada pengolahan pakan, pengolahan daging. Semua itu kita buatkan berbasis UMKM,” jelas Mindo

Di sektor pertanian, anggota komisi IV DPR RI ini menerangkan akan mencoba untuk membudidayakan berbagai macam tumbuhan, salah satunya adalah kedelai hitam dan pohon kelor yang dikenal sebagai salah satu tumbuhan sumber nutrisi.

“Termasuk kedelai hitam nanti akan kita coba di sini. Kedelai biasa kan untuk tempe, tapi kalau kedelai hitam untuk kecap manis. Pemasarannya akan lebih bagus. Daun kelor itu sumber nutrisi untuk difermentasi, dicampurkan untuk lindi ini,” jelasnya.

Pusat pendidikan yang berdekatan dengan tempat pembuangan akhir (TPA) Jati Rejo ini nantinya juga akan ditanami bunga yang difungsikan untuk bisa mengurai sampah yang berada di TPA.

“Bunga juga harus kita tanam di sini untuk lalat hitam, yang lepas bisa hinggap di situ, bisa bertelur di bunga itu. Nah, itu akan mengurai sampah-sampah ini,” tutup Mindo.

Diketahui, pengecekan progres pembangunan ini Mindo Sianipar didampingi oleh Plh. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, SW. Nugroho beserta jajarannya, juga ketua dan sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Setia Pudji Lestari juga Ketua DPRD Kota Mojokerto, Sunarto. (arul/set)

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Terkait Sistem Pilkada, Puan Maharani Pastikan Tetap Buka Komunikasi dengan Seluruh Fraksi di DPR

JAKARTA – PDI Perjuangan menolak sistem pilkada melalui DPRD. Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan ...
LEGISLATIF

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Ramadan, Eddy Paripurna Sebut Koordinasi Lintas Sektor Sangat Penting

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur minta pemerintah provinsi (Pemprov) terus menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

Soal Pilkada, Widarto: PDI Perjuangan Berkomitmen Jaga Kedaulatan Rakyat!

JEMBER – “Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan berkomitmen menjaga kedaulatan rakyat!”. Demikian pernyataan Ketua ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan Laporan Kepada Rakyat

MAGETAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan menyampaikan “Laporan Kepada Rakyat Tahun 2025” sebagai bentuk ...
KABAR CABANG

Dirikan Rumah Budaya, Rindu Rikat: Wujud Kontribusi PDIP dalam Pengembangan Seni Budaya Daerah

KEDIRI – DPC PDI Perjuangan Kota Kediri berusaha mewujudkan komitmen memajukan seni dan budaya lokal sebagai bagian ...
KRONIK

Kalender Event 2026 Digelar di 27 Kecamatan, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Kolaborasi

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menetapkan 110 kegiatan dalam Kalender Event 2026. ...