PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, akan menggelar RedTalk 2026 sebagai forum diskusi kebangsaan bagi generasi muda. Kegiatan ini mengangkat tema kepemimpinan, ekonomi kreatif, dan masa depan Indonesia.
KOTA MOJOKERTO – Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Prajurit Kulon memantapkan persiapan pelaksanaan RedTalk 2026, forum diskusi kebangsaan yang dirancang sebagai ruang dialog bagi generasi muda untuk membahas masa depan Indonesia dari perspektif anak muda.
Kegiatan yang mengusung tema “Level Up Indonesia: Pemuda Hari Ini, Pemimpin Esok Hari” tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026 dan akan menghadirkan ratusan peserta dari berbagai wilayah di Kecamatan Prajurit Kulon.
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajurit Kulon, Nasrullah, mengatakan RedTalk lahir dari keinginan menghadirkan ruang diskusi yang dekat dengan generasi muda sekaligus mendorong mereka agar lebih peduli terhadap isu-isu kebangsaan.
Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi, anak muda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus mengambil peran sebagai bagian dari solusi bagi berbagai persoalan bangsa.
“Melalui RedTalk, kami ingin menggugah semangat generasi muda agar kembali peduli terhadap situasi bangsa saat ini. Anak muda harus berani berpikir kritis, memiliki kepedulian sosial, dan ikut mengambil bagian dalam pembangunan Indonesia,” ujar Nasrullah, Rabu (17/6/2026).
Politisi muda PDI Perjuangan yang akrab disapa Arul itu menilai Indonesia membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul dalam teknologi dan inovasi, tetapi juga memiliki semangat gotong royong serta karakter kepemimpinan yang kuat.
Ia berharap nilai-nilai perjuangan Bung Karno dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani bermimpi besar sekaligus mencintai bangsanya.

“Kami ingin Bung Karno tidak hanya dikenang dalam buku sejarah, tetapi juga hidup dalam semangat dan tindakan generasi muda hari ini,” katanya.
Untuk memperkaya perspektif peserta, RedTalk 2026 akan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Qintharra U. Yassifa, Anggota DPR RI Banyu Biru Djarot, serta Anggota DPRD Jawa Timur Wiwin Sumrambah.
Ketiganya dijadwalkan membahas berbagai isu mulai dari kepemimpinan, ekonomi kreatif, politik, hingga tantangan yang dihadapi generasi muda dalam menyongsong masa depan Indonesia.
Selain ratusan peserta, kegiatan tersebut juga akan dihadiri sejumlah tokoh daerah, antara lain Ketua DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti, Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi, organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus, Karang Taruna Kecamatan Prajurit Kulon, serta jajaran Ketua, Sekretaris, dan Bendahara PAC PDI Perjuangan se-Kota Mojokerto.
Berbeda dengan forum diskusi pada umumnya, RedTalk 2026 dikemas dengan konsep yang lebih dekat dengan karakter Generasi Z. Selain dialog interaktif dan sesi tanya jawab terbuka, kegiatan juga akan dimeriahkan dengan penampilan musik sehingga suasana diskusi tetap santai tanpa mengurangi substansi pembahasan.
Nasrullah menegaskan, politik harus mampu hadir sebagai ruang edukasi, kolaborasi, dan inspirasi bagi generasi muda. Menurutnya, politik tidak boleh dipandang sebagai sesuatu yang jauh dari kehidupan anak muda, melainkan sarana untuk melahirkan gagasan dan kepemimpinan baru.
“Indonesia yang lebih baik tidak hanya menunggu pemimpin lahir, tetapi dipersiapkan oleh pemuda yang berani naik kelas mulai hari ini,” tegasnya.
Melalui RedTalk 2026, PAC PDI Perjuangan Prajurit Kulon berharap lahir generasi muda yang tidak apatis terhadap persoalan bangsa, melainkan berani tampil sebagai penggerak perubahan dan calon pemimpin masa depan.
Sebab, sejarah telah membuktikan bahwa berbagai lompatan besar bangsa Indonesia selalu diawali oleh keberanian generasi muda untuk peduli, bergerak, dan mengambil peran. (red)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










