Minggu
19 April 2026 | 9 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sholawatan di Kali Kedinding, Jamaah Kangen Kepemimpinan Risma

pdip-jatim-241121-sholawatan-kalikedinding-1

SURABAYA – Ribuan warga Surabaya sambut kedatangan Calon Gubernur (Cagub) Tri Rismaharini, sebelum sholawatan di halaman Rusunawa Kali Kedinding, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/11/2024).

Dari pantauan di lokasi, ribuan warga dan jamaah sholawatan langsung berteriak memanggil, saat mengetahui Cagub Jatim yang biasa disapa Risma ini keluar dari kendaraannya.

“Bu Risma-Bu Risma,” teriak warga di lokasi.

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar menanyakan pada massa yang hadir saat ini, perihal keinginan warga bertemu dengan Cagub Risma.

“Ada yang kangen dipimpin Bu Risma?” tanya Baihaki, dan dijawab teriakan, “saya” oleh warga.

Di kesempatan ini Baihaki mengatakan, kalau memang warga Surabaya rindu dipimpin Risma, maka pada tanggal 27 November untuk memilih dan memenangkan mantan Menteri Sosial tersebut.

“Kalau memang warga Surabaya ingin dipimpin Bu Risma lagi, ya nanti saat pemilu pilih Bu Risma, biar nanti Jawa Timur dipimpin dan ditata oleh Bu Risma,” ucapnya.

Sementara itu, Cagub Risma memberikan pengakuan di hadapan jamaah dan para kyai, saat menjadi Wali Kota Surabaya, dirinya kerap datang ke rusunawa Kali Kedinding, guna menemui para warga, khususnya ibu-ibu.

“Saya sebetulnya sering kali ke sini, yai. Temuin ibu-ibu yang ada di sini, cuma ingin ngobrol dengan mereka,” ungkap Risma yang diiya-kan oleh para ibu-ibu.

Wali Kota Surabaya dua periode ini mengatakan, saat SMA dan SMK masih di bawah naungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, banyak yang gratis.

Beda dengan sekarang saat di bawah naungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim.

“Mungkin saat di bawah Pemkot masih gratis, sekarang sudah tidak ikut Pemkot bayar. Mahal lagi,” ungkapnya.

Karena mahalnya biaya SMA/SMK, maka Risma banyak menemui anak-anak Surabaya putus sekolah, terutama bagi keluarga yang kurang mampu.

“Banyak sekarang anak-anak yang putus sekolah karena tak ada biaya. Nanti kalau SMA/SMK gratis, ibu-ibu harus sekolahkan anaknya,” ucap Risma.

Selain itu, ibu-ibu yang hadir di acara tersebut minta Risma membangunkan gedung sekolah di sekitar rusunawa Kali Kedinding. (*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...