Minggu
02 Agustus 2026 | 7 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sepakat Tak Ada Kisi-kisi Debat, PDIP: Kalau Temanya Terorisme, Jangan Bicara Pangan

pdip-jatim-hasto-sekjen-parpol-wawancara2

JAKARTA – KPU mewacanakan tak akan lagi memberikan kisi-kisi dalam debat lanjutan Capres 2019. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin tak mempermasalahkan hal ini.

“Tema debat itu sendiri kan pada dasarnya sebagai sebuah pengerucutan kisi-kisi itu,” ucap Hasto Kristiyanto, Sekretaris TKNl Jokowi-Ma’ruf di Jakarta, Senin (21/1/2019).

Meski demikian, Hasto tak menampik tetap ada persiapan debat nanti. Menurutnya, hal itu sebagai bentuk tanggung jawab untuk mengikuti tahapan dengan sebaik-baiknya.

“Justru dalam rangka persiapan itu, kami menegaskan tema debat itu sudah menjadi bagian dari kisi-kisi itu sendiri. Sehingga kalau temanya terorisme, jangan bicara pangan, ketika tema HAM jangan bicara air,” jelasnya.

Sedang Direktur Program TKN Aria Bima mengatakan, pihaknya ingin agar debat Pilpres 2019 berikutnya berlangsung lebih dinamis.

Dia minta teknis debat tak dibuat terlalu kaku seperti debat pertama yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). “Saya enggak pingin yang rigid (kaku) gitu lho ya,” ujar Bima saat di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Senin (21/1/2019).

Ia mengatakan, porsi waktu yang diberikan kepada masing-masing kandidat juga tak mencukupi untuk menjawab pertanyaan dari panelis, sehingga kurang memberikan kesempatan untuk menjawab secara utuh.

Bima mengatakan, ke depannya sebaiknya KPU mendesain agar masing-masing kandidat diberi waktu 10-15 menit dalam menjawab pertanyaan. Namun jika ada satu kandidat yang waktu menjawabnya tak sampai 10 menit maka bisa diberikan kepada kandidat yang lain.

Selain itu, ia mengharapkan peran panelis yang lebih aktif dalam menggali jawaban yang disampaikan kandidat sehingga gambaran mengenai visi-misi mereka terkait tema debat lebih tergambar.

“Sehingga enggak kayak peraturan lalu lintas (lampu) merah, hijau, kuning, malah kaku. Jadi supaya lebih hidup itu,” lanjut politisi PDI Perjuangan itu. Apapun yang diputuskan KPU, pihaknya akan tetap menyiarkan program paslon nomor urut 01 itu. “Apapun mekanisme yang diputuskan KPU, tujuan kami menggunakan itu untuk menyampaikan. Supaya rakyat itu melek siapa pemimpin yang akan dipilih,” kata Aria. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Guntur Wahono Bidik 22 Kursi DPRD, Tiap Kecamatan Diminta Lahirkan Kader Terbaik

Ketua DPC PDIP Kabupaten Blitar Guntur Wahono menargetkan partainya kembali meraih minimal 19 kursi DPRD pada ...
LEGISLATIF

Gelorakan Semangat Kemerdekaan, Muhamad Zaini Ajak Warga Kabupaten Pasuruan Jaga Persatuan Lewat Reses

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, menggelar agenda Reses Masa Persidangan ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se-Kecamatan Tanggunggunung Sukses, Teguhkan Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal ...
KRONIK

Kejhung Mulai Hilang dari Desa, DPRD Jember Dorong Revitalisasi Budaya Madura

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, mendorong pelestarian seni kejhung sebagai bagian dari ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Siap Digelar, PDIP Jatim Perkuat Ekosistem Pembinaan Sepak Bola

PDIP Jawa Timur menargetkan Soekarno Cup 2026 tidak hanya sukses sebagai turnamen, tetapi juga meninggalkan warisan ...
LEGISLATIF

Zulham Kawal Temuan Kerusakan Stadion Kanjuruhan hingga Kementerian PU

MALANG – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, memastikan akan mengawal temuan kerusakan ...