Rabu
22 Juli 2026 | 7 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Senja Kediri Tandai Kembalinya Geliat Pentas Jaranan

pdip-jatim-211122-mas-bup-jaranan-1

KEDIRI – Senja Kediri. Tajuk pertunjukan seni yang digelar Pemkab Kediri pada Sabtu-Minggu (20-21/11/2021) ini menandai kembalinya geliat hiburan rakyat Kediri, “Jaranan”, setelah hampir dua tahun mati suri gegara pandemi virus Corona.

Tak ingin pertunjukan rakyat ini mati beneran, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono bergegas menyediakan ajang pentas kepada para pekerja seni Jaranan dan Reyog.

Diawali di akhir pekan kemarin, bupati kader PDI Perjuangan ini mulai mementaskan seni Jaranan di depan Pendopo Panjalu Jayati kantor Pemkab Kediri. Pagelaran seni rakyat selama dua hari ini pun ditayangvirtualkan ke 26 kecamatan.

“Senja Kediri ini adalah acara pertama. Nanti kita akan mulai road show dari bagian Utara, Barat, Timur, Selatan Kediri,” beber Hanindhito.

“Kita buatkan acara, karena ini terkait bagaimana kita menghargai kesenian dan kebudayaan sebagai kearifan lokal di Kabupaten Kediri,” imbuhnya usai menutup Senja Kediri.

Tak hanya itu, Mas Bup, demikian sapaan lekatnya, bahkan merencanakan road show seni jaranan setiap bulan. Oleh karena masih masa pandemi, pelaksanaannya diakui tidak mudah karena tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

Karena itu, teknis gelaran di lapangan akan diatur lebih dahulu dengan matang. Sebab, berpotensi timbulnya kerumunan karena banyak masyarakat yang rindu melihat langsung pentas jaranan.

“Nanti kita atur dulu karena teknis di lapangan saya yakin tidak semudah itu, bagaimana kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Dia menyebut, upaya menggelar pentas Jaranan tak lain juga karena wujud penghargaan pemerintah terhadap kesenian dan kebudayaan yang ada di Kabupaten Kediri.

Kegiatan itu pun untuk mendukung kelestarian kesenian tradisional jaranan di Kabupaten Kediri yang berjumlah sekitar 470 grup. “Sentuhan dari pemerintah kabupaten sangat ditunggu dan diharapkan,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Seni Jaranan dan Reog (Pasjar) Kabupaten Kediri Hari Pratondo mengakui selama pandemi Covid -9, pelaku seni tradisional jaranan tak bisa pentas.

Mewakili pelaku seniman, dia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kediri yang berupaya menghidupkan kembali seni Jaranan.

“Apresiasi beliau sangat luar biasa terhadap para senima,n khususnya jaranan ini. Kami warga jaranan sangat berterima kasih kepada Mas Dito,” ucap Hari yang juga kader PDI Perjuangan ini. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Zulham Dorong Pasar Sumedang Dikerjasamakan dengan Swasta agar Tak Terus Mangkrak

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mendorong pengelolaan Pasar Sumedang ...
SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...