Senin
14 September 2026 | 2 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Senja Kediri Tandai Kembalinya Geliat Pentas Jaranan

pdip-jatim-211122-mas-bup-jaranan-1

KEDIRI – Senja Kediri. Tajuk pertunjukan seni yang digelar Pemkab Kediri pada Sabtu-Minggu (20-21/11/2021) ini menandai kembalinya geliat hiburan rakyat Kediri, “Jaranan”, setelah hampir dua tahun mati suri gegara pandemi virus Corona.

Tak ingin pertunjukan rakyat ini mati beneran, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono bergegas menyediakan ajang pentas kepada para pekerja seni Jaranan dan Reyog.

Diawali di akhir pekan kemarin, bupati kader PDI Perjuangan ini mulai mementaskan seni Jaranan di depan Pendopo Panjalu Jayati kantor Pemkab Kediri. Pagelaran seni rakyat selama dua hari ini pun ditayangvirtualkan ke 26 kecamatan.

“Senja Kediri ini adalah acara pertama. Nanti kita akan mulai road show dari bagian Utara, Barat, Timur, Selatan Kediri,” beber Hanindhito.

“Kita buatkan acara, karena ini terkait bagaimana kita menghargai kesenian dan kebudayaan sebagai kearifan lokal di Kabupaten Kediri,” imbuhnya usai menutup Senja Kediri.

Tak hanya itu, Mas Bup, demikian sapaan lekatnya, bahkan merencanakan road show seni jaranan setiap bulan. Oleh karena masih masa pandemi, pelaksanaannya diakui tidak mudah karena tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

Karena itu, teknis gelaran di lapangan akan diatur lebih dahulu dengan matang. Sebab, berpotensi timbulnya kerumunan karena banyak masyarakat yang rindu melihat langsung pentas jaranan.

“Nanti kita atur dulu karena teknis di lapangan saya yakin tidak semudah itu, bagaimana kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Dia menyebut, upaya menggelar pentas Jaranan tak lain juga karena wujud penghargaan pemerintah terhadap kesenian dan kebudayaan yang ada di Kabupaten Kediri.

Kegiatan itu pun untuk mendukung kelestarian kesenian tradisional jaranan di Kabupaten Kediri yang berjumlah sekitar 470 grup. “Sentuhan dari pemerintah kabupaten sangat ditunggu dan diharapkan,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Seni Jaranan dan Reog (Pasjar) Kabupaten Kediri Hari Pratondo mengakui selama pandemi Covid -9, pelaku seni tradisional jaranan tak bisa pentas.

Mewakili pelaku seniman, dia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kediri yang berupaya menghidupkan kembali seni Jaranan.

“Apresiasi beliau sangat luar biasa terhadap para senima,n khususnya jaranan ini. Kami warga jaranan sangat berterima kasih kepada Mas Dito,” ucap Hari yang juga kader PDI Perjuangan ini. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Soekarno Run Banyuwangi Libatkan Disabilitas Netra Layani Sport Massage Pelari

Soekarno Run Banyuwangi melibatkan penyandang disabilitas netra dalam layanan sport massage bagi peserta sebagai ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gelar Pelatihan Pelatihan Kader Perempuan Akar Rumput

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar pelatihan kader perempuan ...
KABAR CABANG

Perkuat Akar Rumput, DPC PDIP Kota Batu Road Show Serahkan SK ke Ranting

MALANG — Memperkuat konsolidasi hingga tingkat akar rumput, DPC PDI Perjuangan Kota Batu memilih turun langsung ...
KRONIK

Bupati Fauzi di Tatorbangan Ritual Culture 2026: Generasi Muda Harus Ambil Peran Jaga Warisan Leluhur

SUMENEP – Pemerintah Desa (Pemdes) Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, menggelar Tatorbangan Ritual ...
KRONIK

Atasi Kekeringan di Bojonegoro, Legislator Amin Thohari Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Terdampak

​BOJONEGORO – Musim kemarau panjang yang memicu kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ...
KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gandeng IAI Kembangkan Arsitektur Berbasis Lokal dan Berkelanjutan

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memperkuat kolaborasi dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) ...