Sabtu
06 Juni 2026 | 9 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sempat Grogi, Tapi Tak Kesulitan Menjawab Tes Tulis

pdip jatim - tes tulis pac magetan

pdip jatim - tes tulis pac magetanMAGETAN – Mekanisme baru penjaringan bakal calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan lewat tes tulis sempat membuat grogi peserta. Seperti disampaikan Sarwo Edy, peserta tes tulis dari Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, meski tidak merasa kesulitan menjawab soal, namun dia mengaku cukup grogi menghadapi tes.

“Mungkin karena baru pertama, jadi agak grogi juga. Apalagi saya datang terlambat. Kalau soalnya tidak masalah. Sebagai kader yang sudah lama ikut PDI Perjuangan tidak terlampau sulit menjawab pertanyaan seputar ideologi dan AD ART partai,” ungkap Sarwo Edy, usai mengikuti tes tulis bakal calon Ketua PAC se-Kabupaten Magetan, Rabu (31/12/2014) sore.

Namun peserta juga menyambut positif langkah maju seleksi calon pemimpin partai melalui tes ini. Menurut Edy Wuryanto, anggota baru di DPRD Magetan yang mencalonkan diri sebagai ketua PAC Maospati, dengan melalui tes, akan kelihatan mana yang layak dan tidak layak.

“Jadi terukur jelas kapasitas personalnya. Meski bukan satu-satunya acuan penilaian, tes ini penting untuk mengukur kemampuan kader,” ujar Edy.

Tes tulis bakal calon Ketua PAC Magetan digelar di aula kantor DPC PDI Perjuangan Magetan, Jalan Raya Maospati-Sukomoro. Tes ini diikuti 76 orang bakal calon ketua PAC.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan Samsi, ada 112 nama yang masuk daftar penjaringan namun hanya 60% nya yang mengikuti tes. “Kami sudah sampaikan undangan ke semua PAC. Mungkin yang tidak ikut tes karena ada keperluan lain atau memang tidak bersedia dicalonkan,” terang dia.

Namun Samsi optimistis dari 67 orang yang mengikuti tes sudah mewakili 18 PAC yang ada. “Semua kecamatan ada pesertanya. Kalau dirata-rata setiap PAC sudah ada 3 sampai 4 calon. Jadi saya rasa suda cukup representatif,” jelasnya.

Dia mengaku cukup gembira karena ada calon perempuan yang terjaring dan mengikuti tes. Ada empat orang perempuan yang terjaring yaitu dari PAC Parang, Maospati, Magetan, dan Sidorejo.

“Walau hanya empat orang, ini sebuah kemajuan, ada kader perempuan yang terjaring masuk bakal calon PAC. Artinya kader perempuan sekarang posisinya setara dengan laki-laki dalam mendapat kesempatan menjadi ketua partai,” ujarnya. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, PDIP Kabupaten Blitar Teguhkan Semangat Gotong Royong dan Kerja Kerakyatan

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menggelar tasyakuran Hari Lahir Bung Karno dengan doa bersama dan tumpengan. ...
KABAR CABANG

PDIP Bondowoso Salurkan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Terdampak Kekeringan

DPC PDI Perjuangan Bondowoso menyalurkan bantuan air bersih dan sembako kepada warga terdampak kekeringan di 13 ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gelar Bimtek Medsos bagi Kader di Tingkat Kecamatan

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar bimbingan teknis (bimtek) media sosial (medsos) di ...
LEGISLATIF

Setumpuk Beban Administrasi Pemdes, Diana Sasa Tekankan Pendampingan dan Kesiapan Infrastruktur Digital Desa

MAGETAN – Anggota DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa meminta pemerintah memastikan kesiapan pendampingan dan ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Penguatan Regulasi Disabilitas untuk Menjamin Hak Kelompok Rentan

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan regulasi perlindungan penyandang ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Soroti Banyak Perda Belum Efektif, DPRD Jatim Dorong Evaluasi Menyeluruh

Ketua Bapemperda DPRD Jawa Timur Yordan M. Batara Goa mendorong evaluasi menyeluruh terhadap perda yang telah ...