Rabu
15 Juli 2026 | 4 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sempat Grogi, Tapi Tak Kesulitan Menjawab Tes Tulis

pdip jatim - tes tulis pac magetan

pdip jatim - tes tulis pac magetanMAGETAN – Mekanisme baru penjaringan bakal calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan lewat tes tulis sempat membuat grogi peserta. Seperti disampaikan Sarwo Edy, peserta tes tulis dari Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, meski tidak merasa kesulitan menjawab soal, namun dia mengaku cukup grogi menghadapi tes.

“Mungkin karena baru pertama, jadi agak grogi juga. Apalagi saya datang terlambat. Kalau soalnya tidak masalah. Sebagai kader yang sudah lama ikut PDI Perjuangan tidak terlampau sulit menjawab pertanyaan seputar ideologi dan AD ART partai,” ungkap Sarwo Edy, usai mengikuti tes tulis bakal calon Ketua PAC se-Kabupaten Magetan, Rabu (31/12/2014) sore.

Namun peserta juga menyambut positif langkah maju seleksi calon pemimpin partai melalui tes ini. Menurut Edy Wuryanto, anggota baru di DPRD Magetan yang mencalonkan diri sebagai ketua PAC Maospati, dengan melalui tes, akan kelihatan mana yang layak dan tidak layak.

“Jadi terukur jelas kapasitas personalnya. Meski bukan satu-satunya acuan penilaian, tes ini penting untuk mengukur kemampuan kader,” ujar Edy.

Tes tulis bakal calon Ketua PAC Magetan digelar di aula kantor DPC PDI Perjuangan Magetan, Jalan Raya Maospati-Sukomoro. Tes ini diikuti 76 orang bakal calon ketua PAC.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan Samsi, ada 112 nama yang masuk daftar penjaringan namun hanya 60% nya yang mengikuti tes. “Kami sudah sampaikan undangan ke semua PAC. Mungkin yang tidak ikut tes karena ada keperluan lain atau memang tidak bersedia dicalonkan,” terang dia.

Namun Samsi optimistis dari 67 orang yang mengikuti tes sudah mewakili 18 PAC yang ada. “Semua kecamatan ada pesertanya. Kalau dirata-rata setiap PAC sudah ada 3 sampai 4 calon. Jadi saya rasa suda cukup representatif,” jelasnya.

Dia mengaku cukup gembira karena ada calon perempuan yang terjaring dan mengikuti tes. Ada empat orang perempuan yang terjaring yaitu dari PAC Parang, Maospati, Magetan, dan Sidorejo.

“Walau hanya empat orang, ini sebuah kemajuan, ada kader perempuan yang terjaring masuk bakal calon PAC. Artinya kader perempuan sekarang posisinya setara dengan laki-laki dalam mendapat kesempatan menjadi ketua partai,” ujarnya. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Kediri Salurkan 1.900 Paket Sembako, Perjuangkan Fasilitas Panti ODGJ dan Lansia

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyalurkan 1.900 paket sembako kepada kelompok rentan, sekaligus berkomitmen ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Surabaya Dorong Keterlibatan Gen Z Perkuat Kepengurusan Ranting PDIP

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sukomanunggal memprioritaskan keterlibatan Generasi Z dan milenial dalam penyusunan ...
LEGISLATIF

Anggaran Tahun 2027, DPRD Banyuwangi Minta Program Pembangunan Berbasis Skala Prioritas

BANYUWANGI – Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, menekankan penyusunan anggaran program kegiatan pembangunan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Kawal Penuh Sekolah Rakyat, Pastikan Program Berhasil Putus Rantai Kemiskinan

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri tidak sekadar berjalan, ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Kepastian Potongan Aplikator dan Perlindungan BPJS bagi Driver Online

DPRD Jawa Timur mematangkan Raperda Penyelenggaraan dan Perlindungan Transportasi Berbasis Aplikasi yang mengatur ...
EKSEKUTIF

Sanusi Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Kabupaten Malang

Bupati Malang Sanusi menegaskan komitmennya mengembangkan ekonomi hijau berbasis bambu melalui penguatan perhutanan ...