SURABAYA — Ketua Sarinah PDI Perjuangan Kota Surabaya, Norma Yunita, meninjau proses perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Jalan Ngaglik DKA, RW 6 RT 2, Kelurahan Kapasari, Kecamatan Genteng, Senin (29/12/2025).
Rumah tersebut sebelumnya diusulkan Sarinah untuk mendapat perbaikan dan kini masih proses pengerjaan.
Norma mengatakan, kegiatan ini merupakan kerja nyata Sarinah PDI Perjuangan merespons kebutuhan masyarakat, utamanya yang berada dalam kondisi sulit.
“Saat ini sudah diperbaiki dan masih dalam tahap perbaikan. Ini adalah wujud dari kerja nyata Sarinah PDI Perjuangan yang mana saling bahu-membahu ketika kita ada dalam kesulitan,” ungkap Norma kepada media, Senin (29/12/2025).
Menurutnya, gerakan ini berangkat dari semangat saling bahu-membahu pengurus Sarinah PDI Perjuangan Kota Surabaya
Pun penguatan internal organisasi Sarinah sebelum terjun langsung ke lapangan.
“Sebelum kita turun ke lapangan untuk membantu, kita menguatkan dulu para anggota, supaya lebih kuat dalam melakukan kegiatan dan pekerjaan,” ujarnya.
Dia menegaskan, Sarinah tidak ingin dipandang cuma sebagai organisasi yang melekat secara struktural di PDI Perjuangan. Tapi hadir sebagai organisasi yang aktif bergerak dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kita membuktikan Sarinah tidak hanya organisasi hanya bertengger pada Partai PDI Perjuangan. Sarinah organisasi yang dapat bergerak membantu program masyarakat.” terang Norma.
Ke depan, Sarinah PDI Perjuangan Surabaya juga menargetkan kegiatan sosial tidak berhenti pada program Rutilahu. Namun juga berbagai bentuk bantuan lain, termasuk penguatan akses terhadap program-program Pemkot Surabaya.
“Kiita juga menginginkan kegiatan seperti ini tidak hanya Rutilahu, akan tetapi juga kegiatan lain membantu masyarakat dengan kondisi ekonomi sosial yang di bawah. Seperti bantuan program yang ada di pemerintah kota, kita akan bisa membantu masyarakat lebih luas lagi,” tutupnya. (nia/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










