Kamis
29 Oktober 2026 | 4 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Santoso Dorong Investor Tidak Ragu Buka Peluang Usaha di Kota Blitar Karena Ini

pdip-jatim-oss-kota-blitar-090821-2

BLITAR – Wali Kota Blitar Santoso mendorong para investor untuk tidak ragu membuka peluang di Kota Blitar, baik di sektor wisata, maupun di industri lainnya. Karena, kata Santoso, proses perizinan saat ini sangat dipermudah sehingga memudahkan investor untuk berinvestasi.

Pernyataan itu Santoso sampaikan seusai mengikuti kegiatan Peluncuran sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko oleh Presiden Joko Widodo yang diikuti secara virtual bersama Wakil Wali Kota Blitar, Sekretaris Daerah dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang kerja Walikota Blitar, Senin (9/8/2011).

“OSS berbasis risiko ini merupakan pembaharuan dari sistem sebelumnya, sehingga perizinan usaha yang saat ini telah terintegrasi secara elektronik akan semakin mudah digunakan oleh calon investor,” ujar Santoso.

Dia menjelaskan, sistem OSS berbasis risiko, sangat memudahkan investor yang ingin berinvestasi di seluruh daerah di Indonesia. Sebab, perizinan usaha berbasis risiko akan dikategorikan dari ringan, sedang hingga berat.

Meski begitu, menurut kader Banteng ini, Pemerintah Daerah tetap diberikan kewenangan dalam pengurusan kelengkapan persyaratan administratif, yang sudah ditentukan.

“Ini adalah suatu bentuk percepatan yang dilakukan oleh pemerintah, untuk memberikan layanan kepada investor yang mau berinvestasi di seluruh daerah di Indonesia. Namun demikian daerah masih diberi kewenangan dalam pengurusan OSS ini,” terang dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan PTSP Kota Blitar, Suharyono mengatakan, aplikasi OSS berbasis risiko ini, bisa diakses pelaku usaha mikro kecil atau pelaku usaha yang memiliki risiko rendah hingga menengah atas.

Menurutnya perizinan usaha dengan risiko rendah bisa langsung terbit izin efektif tanpa pemenuhan komitmen izin usaha. Sedangkan untuk risiko menengah atas masih memerlukan dukungan atau mengunggah komitmen izin usaha mulai dari izin lokasi, izin mendirikan bangunan (IMB), dan lain-lain.

“Aplikasi ini kan berskala nasional, jadi kita tinggal masuk ke link nya OSS, dan nanti akan muncul menu menu yang sesuai kebutuhan, cuman sekarang ini yang bisa diakses masih untuk usaha mikro kecil,” terang Haryono

Dia menambahkan saat ini di aplikasi OSS berbasis risiko ada 1.538 Klasifikasi Baku Lapangan Indonesia (KBLI), dan dimasing-masing KBLI terdapat 2.258 usaha risiko rendah dan lebih dari 1.000 usaha masuk risiko menengah. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tekan Pengangguran, Amithya Dorong Pendataan Ketenagakerjaan Menyeluruh di Kota Malang

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang melalui Disnaker ...
KRONIK

PDIP Jatim Buka Ruang Kritik Politik Lewat Kompetisi Stand-Up Comedy

MALANG – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membuka ruang kritik politik melalui kompetisi stand-up comedy “Berani ...
KRONIK

Widarto Serahkan Kajian Hibah Tanah 2,7 Hektare untuk Kejari Jember pada Pansus

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, menyerahkan pemeriksaan status tanah dan kelengkapan dokumen rencana ...
KABAR CABANG

Hari Sumpah Pemuda, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Aksi Resik Sungai Kalimati Muncar

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan aksi resik kali atau ...
EKSEKUTIF

Rijanto Ajak Pemuda Blitar Rawat Persatuan dan Ambil Peran Nyata dalam Pembangunan

Bupati Blitar Rijanto mengajak pemuda merawat persatuan Sumpah Pemuda 1928 dan mengambil peran nyata dalam ...
LEGISLATIF

Pendangkalan Pelabuhan Pasongsongan, Komisi B DPRD Jatim Desak Prioritas Anggaran Pengerukan

SURABAYA – Komisi B DPRD Jawa Timur mendesak pengerukan sedimentasi dan pemeliharaan infrastruktur Pelabuhan ...