Jumat
09 Oktober 2026 | 2 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Santoso Dorong Investor Tidak Ragu Buka Peluang Usaha di Kota Blitar Karena Ini

pdip-jatim-oss-kota-blitar-090821-2

BLITAR – Wali Kota Blitar Santoso mendorong para investor untuk tidak ragu membuka peluang di Kota Blitar, baik di sektor wisata, maupun di industri lainnya. Karena, kata Santoso, proses perizinan saat ini sangat dipermudah sehingga memudahkan investor untuk berinvestasi.

Pernyataan itu Santoso sampaikan seusai mengikuti kegiatan Peluncuran sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko oleh Presiden Joko Widodo yang diikuti secara virtual bersama Wakil Wali Kota Blitar, Sekretaris Daerah dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang kerja Walikota Blitar, Senin (9/8/2011).

“OSS berbasis risiko ini merupakan pembaharuan dari sistem sebelumnya, sehingga perizinan usaha yang saat ini telah terintegrasi secara elektronik akan semakin mudah digunakan oleh calon investor,” ujar Santoso.

Dia menjelaskan, sistem OSS berbasis risiko, sangat memudahkan investor yang ingin berinvestasi di seluruh daerah di Indonesia. Sebab, perizinan usaha berbasis risiko akan dikategorikan dari ringan, sedang hingga berat.

Meski begitu, menurut kader Banteng ini, Pemerintah Daerah tetap diberikan kewenangan dalam pengurusan kelengkapan persyaratan administratif, yang sudah ditentukan.

“Ini adalah suatu bentuk percepatan yang dilakukan oleh pemerintah, untuk memberikan layanan kepada investor yang mau berinvestasi di seluruh daerah di Indonesia. Namun demikian daerah masih diberi kewenangan dalam pengurusan OSS ini,” terang dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan PTSP Kota Blitar, Suharyono mengatakan, aplikasi OSS berbasis risiko ini, bisa diakses pelaku usaha mikro kecil atau pelaku usaha yang memiliki risiko rendah hingga menengah atas.

Menurutnya perizinan usaha dengan risiko rendah bisa langsung terbit izin efektif tanpa pemenuhan komitmen izin usaha. Sedangkan untuk risiko menengah atas masih memerlukan dukungan atau mengunggah komitmen izin usaha mulai dari izin lokasi, izin mendirikan bangunan (IMB), dan lain-lain.

“Aplikasi ini kan berskala nasional, jadi kita tinggal masuk ke link nya OSS, dan nanti akan muncul menu menu yang sesuai kebutuhan, cuman sekarang ini yang bisa diakses masih untuk usaha mikro kecil,” terang Haryono

Dia menambahkan saat ini di aplikasi OSS berbasis risiko ada 1.538 Klasifikasi Baku Lapangan Indonesia (KBLI), dan dimasing-masing KBLI terdapat 2.258 usaha risiko rendah dan lebih dari 1.000 usaha masuk risiko menengah. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...