Rabu
03 Juni 2026 | 3 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sambut Baik Sosialisasi Bulog, PAC Talun: Gabah Petani Dibeli Rp 6.500 per-Kg

pdip-jatim-250308-sosialisasi-bulog

BLITAR – Sekretaris PAC PDI Kecamatan Talun Andri Mizan Asrori menyambut baik sosialiasi penyerapan gabah kering panen (GKP) dan beras di rumah makan Kinanti, Talun, Kabupaten Blitar, Jumat (7/3/2025).

Sosialisasi yang dilakukan Bulog itu dihadiri Danramil, Babinsa, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), serta gabungan kelompok tani (Gapoktan).

Andri yang Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Talun tersebut menyambut baik, karena dari sosialisasi itu ada poin kebijakan yang memberikan kepastian harga gabah bagi petani.

Yakni Bulog akan membeli GKP dengan harga Rp 6.500 per kilogram sesuai dengan ketetapan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Menurut Andri, kebijakan tersebut memberikan angin segar bagi petani karena sangat membantu petani sehingga tidak terjebak dalam fluktuasi harga pasar yang kerap merugikan para petani di kala musim panen raya.

“Kami menilai kebijakan ini sangat positif, karena memberikan jaminan harga yang lebih stabil,” ujar Andri pada tim media ini, Sabtu (8/3/2025).

“Namun demikian agar program ini berjalan optimal, pemerintah perlu memastikan sarana dan prasarana pendukung yang memadai, sehingga penyerapan gabah bisa sesuai dengan target,” imbuh kader Banteng tersebut.

Sebagaimana diketahui pemerintah telah menargetkan Bulog untuk menyerap hingga 3 juta ton gabah secara nasional.

Sedangkan untuk wilayah kerja Bulog Cabang Tulungagung, yang mencakup Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, ditetapkan target penyerapan gabah sebanyak 39.500 ton.

Andri pun menekankan pentingnya kesiapan Bulog dalam menghadapi puncak panen yang diperkirakan terjadi pada April hingga Mei mendatang.

Karena, kesiapan kapasitas penyimpanan dan penyerapan gabah di gudang Bulog juga berkaitan dengan nasib petani tentang penjualan hasil panen mereka.

“Bulog perlu memastikan kapasitas serapan harian yang sebanding dengan potensi panen di lapangan. Jangan sampai ketika petani memasuki masa panen raya, justru ada kendala dalam penyerapan akibat keterbatasan kapasitas atau teknis lainnya,” kata Andri. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...
SEMENTARA ITU...

Dari Istana Gebang hingga Makam Bung Karno, Pelajaran yang Tak Ditemukan di Buku

Puluhan siswa SD Bangle 02 Blitar mengikuti outing class sejarah ke Istana Gebang, Perpustakaan Bung Karno, dan ...
KABAR CABANG

Erma PDIP Tegaskan Pancasila Sebagai Penuntun Kebijakan dan Kontrol Pemerintahan

TULUNGAGUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, menegaskan bahwa seluruh kader Partai ...
SEMENTARA ITU...

Saat Rombong Es Teh Bantuan Bupati Kediri Datang, Harapan Baru Mbah Mari Ikut Tiba

Mbah Mari, warga Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kediri, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya setelah menerima ...