Selasa
21 Juli 2026 | 1 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sambut Baik Program MBG, DPRD Kota Malang Fokus Pengawasan dan Pendampingan

pdip-jatim-250107-mbg-amihtya

MALANG – DPRD Kota Malang menyambut baik program pemerintah pusat, makan bergizi gratis (MBG), yang mulai dilaksanakan Senin (6/1/2025). Harapannya, program ini dapat memberikan manfaat besar bagi generasi mendatang.

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Siraduhita mengatakan, pihaknya mendukung penuh program tersebut, meski beberapa hal terkait pelaksanaan teknis perlu menjadi perhatian utama.

“Yang jelas DPRD Kota Malang menyambut baik program ini, karena sangat penting untuk kepentingan generasi kita ke depannya. Namun, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah teknis pelaksanaan, produksi, penyediaan gizi, serta pengawasan dan pendampingannya,” kata Amithya di acara “Malang Pagi Ini” di Pro1 RRI Malang, Senin (6/1/2025).

Terkait komitmen anggaran untuk mendukung program ini, ia menyatakan bahwa anggaran di 2025 sudah dibahas, namun petunjuk teknis (juknis) terkait program tersebut masih belum turun.

“Kami sudah melakukan penganggaran untuk 2025, tetapi masih belum ada juknis yang jelas. Informasi awal menyebutkan bahwa biaya program ini akan ditanggung pemerintah pusat, dan anggaran yang semula Rp 17.000 menjadi Rp 10.000,” ungkap politisi PDI Perjuangan tersebut.

Meski demikian, DPRD Kota Malang menyatakan kesiapan untuk mendukung program tersebut sambil menunggu petunjuk teknis lebih lanjut.

Sementara itu, terkait anggaran yang belum masuk dalam APBD murni 2025, ia menyebut kemungkinan untuk memasukkan anggaran ini dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) 2025 jika program tersebut dilaksanakan pada pertengahan tahun.

Selain itu, opsi lain seperti menggalang dana melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) atau pendanaan dari pemangku kepentingan Kota Malang juga menjadi alternatif yang dipertimbangkan.

“Saya yakin, jika program ini dilaksanakan, kita bisa mencari solusi bersama. Misalnya, melalui dana CSR atau pendanaan dari berbagai pihak yang ada di Kota Malang,” tambahnya.

DPRD Kota Malang juga berencana membentuk tim koordinasi khusus untuk mengawal pelaksanaan program makan bergizi gratis ini.

Harapannya, ketika program ini diterima dari pemerintah pusat, berbagai pihak terkait seperti Badan Gizi Nasional dan pemerintah provinsi akan diajak bermusyawarah untuk merancang penganggaran yang tepat.

Terkait pengawasan, imbuh Amithya, program ini akan dikelola oleh Dinas Pendidikan bersama Dinas Kesehatan. Menurutnya, pengawasan yang ketat serta evaluasi rutin sangat penting untuk memastikan keberhasilan program, terutama karena program ini adalah kali pertama dilaksanakan di Kota Malang.

“Kita harus memastikan kualitas gizi, pelaksanaan teknis, serta evaluasi yang berkelanjutan. Kami berharap ini bisa menjadi langkah awal untuk memperbaiki gizi anak-anak kita dan mengatasi masalah gizi buruk di Indonesia,” tuturnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...