Sabtu
20 Juni 2026 | 6 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sakit Parah, TKI Heri Butuh Bantuan Pulang ke Tanah Air

Pdip jatim - TKI Heri
image

Heri sudah lima bulan mengalami penyakit tersebut, dia tidak mampu berbaring ataupun berdiri. “Untuk tidur pun bapak duduk saja, dan saya selalu menjaganya,” ujar Yana, istri Heri sambil menangis saat menceritakan kondisi suaminya.

Menurut Yana, suaminya sering muntah darah, dan untuk buang air kecil dan besar pun di tempat duduknya. Heri menolak dipasang popok karena merasa sakit dan gerah.

Sebelumnya, Heri selalu diobati ke rumah sakit, tetapi semakin hari kondisi keuangan keluarganya menipis. Sehingga mereka memutuskan berobat ala kadarnya.

“Bapak sudah tidak bisa bekerja, dan saya tidak bisa meninggalkan bapak. Alhamdulillah, kawan – kawan disini memberi bantuan dan tempat kepada kami berdua,” ujar Yana.

Dia berterus tersng angat mengharapkan bantuan, khususnya dari pemerintah, agar suaminya dapat dipulangkan ke Indonesia.

Ramida Muhammad, pengurus Pospertki mengatakan, kondisi Heri sangat memprihatinkan. “Apapun caranya beliau harus dibantu. Kita sudah komunikasi dengan pimpinan PDI Perjuangan di Saudi Arabia,” kata Ramida, sebagaimana rilis yang diterima Infokom PDI Perjuangan Jatim.

Rencananya, Senin (29/9/2014) pihaknya juga melaporkan dan berkoordinasi dengan KJRI Jeddah. “Kita pun juga akan meminta bantuan kepada Ibu Rieke Diah Pitaloka anggota DPR RI Komisi IX dan Ibu Anis Hidayah Direktur Eksekutif Migrant Care,” ujar Ramida.

Heri Rachmat Djeje Rosyadi (43) tiba di Saudi Arabia dan bekerja di kota Taif pada 13 November 2008 dengan majikan Qamra A’bid Al Baqmi. Setelah dua bulan bekerja, Heri melarikan diri karena akan dianiaya majikannya saat meminta gaji.

Selama melarikan diri dan berstatus overstayer, Heri bekerja dari satu tempat ke tempat lain.

Saat ada program amnesti perbaikan status untuk dapatkan izin tinggal resmi di Saudi Arabia, Heri Rachmat memanfaatkan hal tersebut dan sudah melakukan proses dengan majikan barunya. Proses tersebut terpaksa dihentikan kedua belah pihak, hal tersebut disebabkan kondisi Heri Rachmat mengalami jatuh sakit.

Heri Rachmat mengidap penyakit pembengkakan lambung, penyumbatan pembuluh darah, dan sesak nafas. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Soekarno Cup 2026 Jadi Ajang Jaring Bibit Atlet Voli Muda Blitar Raya

Turnamen Bola Voli Soekarno Cup 2026 di Kabupaten Blitar menjadi ajang menjaring bibit atlet muda berbakat dari ...
SEMENTARA ITU...

KONI Trenggalek Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi lewat Uprintis Futsal League 2026

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi berharap Uprintis Futsal League 2026 melahirkan bibit atlet berprestasi yang ...
KRONIK

Bupati Bangkalan: Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 Momentum Strategis

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa menjadi tuan rumah penutupan Munas Alim Ulama dan ...
KABAR CABANG

Ruang Ekspresi, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Banteng Musik Jalanan

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar Banteng Musik Jalanan dalam rangka Bulan Bung Karno 2026. ...
KRONIK

Kunjungi KKP, Bupati Fauzi Usulkan Pagerungan Kecil Jadi Kawasan Pengembangan Industri Perikanan

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, melakukan kunjungan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan ...
KRONIK

Peringati Bulan Bung Karno 2026, Mas Wabup Dirham Ajak Gen Z Lamongan Melek Teknologi dan Rawat Alam

LAMONGAN – Peringatan Bulan Bung Karno 2026 di Kabupaten Lamongan dikemas secara adaptif dan futuristik. DPC PDI ...