Jumat
22 Mei 2026 | 7 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Romy Soekarno: Demokrasi Digital Jadi Jalan Baru Dorong Pemilih Muda Bangkit Pasca Pemilu 2024

pdip-jatim-250927-rony-soekarno

KEDIRI – Anggota Komisi II dari Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Romy Soekarno, menegaskan bahwa demokrasi Indonesia tak bisa lagi berjalan dengan cara lama.

Saat menjadi narasumber utama seminar Penguatan Kelembagaan Literasi Demokrasi untuk Wujudkan Pemilu Berintegritas di salah satu hotel Kota Kediri, Rabu (24/9/2025), dia menilai Pemilu 2024 menjadi cermin luka sekaligus peluang untuk melompat ke masa depan melalui pembangunan mental pemilih dan digitalisasi sistem pemilu.

“Voting ke depan bukan sekadar memberi suara di kertas. Identitas digital warga harus dihormati sebagai KTP hidup bangsa. Itulah fondasi kedaulatan digital dalam demokrasi modern,” tegas Romy, dikutip Jumat (26/9/2025).

Romy mencatat empat catatan kelam Pemilu 2024. Pertama, maraknya disinformasi politik. Kedua, kecurangan dan intimidasi yang berlangsung secara terstruktur.

Ketiga, kegagalan sistem verifikasi yang membuat 34 persen pemilih pemula tak terdaftar. Keempat, ketidakpercayaan generasi muda pada sistem politik.

Namun, dia juga melihat optimisme. “Sebanyak 81 persen Gen Z justru memverifikasi fakta politik secara mandiri lewat platform digital,” ungkapnya.

Sebagai jawaban, Romy menawarkan peta jalan demokrasi digital berbasis tiga pilar:

1. Civic Education Digital 2.0 – berupa simulasi virtual kandidat, pelatihan anti politik uang, hingga interaksi video pendek.

2. Ekosistem Anti Politik Uang – melalui blockchain dana kampanye, sistem whistleblower digital, dan dashboard akuntabilitas kandidat.

3. Kelas Pemilih Cerdas – lewat kurikulum politik digital di sekolah, bootcamp critical thinking, hingga sertifikasi kompetensi pemilih.

Ia menegaskan bahwa ancaman pemilu modern tak hanya datang dari peretasan digital, melainkan juga dari kebohongan publik. Karena itu, diperlukan perlindungan berlapis: watermark digital dan sensor AI, tim cyber swat untuk respon cepat, serta layanan trauma healing digital bagi pemilih yang terdampak hoaks.

“Jangan biarkan demokrasi ditarik mundur oleh sistem lama. Kita harus melompat ke depan dengan inovasi dan keberanian,” tegas Romy. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Pastikan Penataan Guru Honorer Rampung Tahun Ini

SURABAYA — Harapan ribuan guru honorer di Jawa Timur yang sempat dihantui ketidakpastian status kerja mulai ...
LEGISLATIF

Timwas Haji DPR Desak Izin KBIH yang Kapling Tenda Dicabut

JAKARTA — Tim Pengawas Haji yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri mengecam keras praktik ...
SUARA MUDA

Senyum di Antara Antrean: Langkah Kecil Destra Membawa Harapan bagi Warga Bondowoso

“Kisah inspiratif Destra Picatso, Ketua PAC PDI Perjuangan Bondowoso, mengadvokasi warga urus KTP dan KIS. Potret ...
EKSEKUTIF

Naik Motor, Mas Dhito Blusukan Temui Penjual Bunga Tabur di Ngadiluwih

Mas Dhito bersama Forkopimda Kediri melakukan social riding dan blusukan menemui Mbah Minem, penjual bunga tabur di ...
KRONIK

Saiful Anwar Apresiasi Warga Sukowiyono Lestarikan Tradisi Bersih Desa

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Saiful Anwar, menekankan bahwa bersih desa ...
SEMENTARA ITU...

Ketua PSSI Kota Blitar Yudi Meira Apresiasi Prestasi Pelajar, Dorong Turnamen Futsal Berkelanjutan

BLITAR – Ketua PSSI Kota Blitar, Yudi Meira, memberikan apresiasi tinggi kepada para pelajar yang menorehkan ...