Minggu
21 Juni 2026 | 1 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Tularkan Pengelolaan Keuangan ke 100 Pejabat 50 Kota

pdip-jatim-risma-monitor-cctv

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya menularkan ilmu pengelolaan keuangan daerah kepada sekitar 100 pejabat bidang keuangan dari 50 kota di Indonesia

Hal ini disampaikan Wali Kota Tri Rismaharini, dalam acara  Bimbingan Teknis Eksekutif Pengelolaan Daerah Level Eksekutif dan Knowledge Sharing Keberhasilan Kota Surabaya di JW Marriot Hotel, Selasa (9/5/2017).

Risma menjelaskan, pengelolaan keuangan Pemkot Surabaya mengintegrasikan perencanaan dan penganggaran daerah (e-planning dan e-budgeting), informasi urusan bisnis dan pelayanan bagi warganya (e-goverment), pendapatan daerah, belanja daerah, hingga evaluasi keuangan daerah.

“Semua itu berjalan lancar karena database kami baik. Sehingga efektivitas penggunaan anggaran bisa ditingkatkan, selain itu, program siluman bisa dicegah melalui transparansi sistem penganggaran,” jelas Risma.

Kegiatan yang berlangsung 9-10 Mei 2017 itu digelar Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan. Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pengelola keuangan daerah.

Risma menyebutkan, semua data tersebut sudah tersusun secara rapi. Semua integrasi itu dapat berjalan dengan lancar karena database baik.

Dia menambahkan, database yang baik itu didukung dengan sistem pengelolaan berbasis teknologi yang bagus. Dengan seluruh pengelolaan keuangan yang terkoneksi dengan teknologi, masyarakat juga bisa ikut mengawasi.

“Dengan begitu, penggunaan anggaran bisa efektif dan efisien. Jadi dana bisa terserap maksimal,” beber wanita kelahiran Kediri ini.

Selain itu, penggunaan e-budgeting dan e-goverment dapat meningkatkan transparansi. Sebab, program atau kegiatan ‘siluman’ bisa dicegah melalui transparansi sistem penganggaran.

“Jadi, nantinya aparatur sipil negara tidak disibukkan dengan pekerjaan dokumentatif. Namun fokus pada pelaksanaan tugas pokok, yaitu melayani dan mensejahterakan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kasubid Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Resky Wijaya berharap agar daerah lain bisa mencontoh pengelolaan keuangan di Surabaya. “Sebab, Surabaya ini sudah memiliki pengelolaan yang bagus lewat basis teknologi,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Sebanyak 480 Kader PDI Perjuangan Tulungagung Ziarah di Makam Bung Karno

TULUNGAGUNG – Ratusan kader PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung melaksanakan ziarah di makam Bung Karno usai ...
LEGISLATIF

Bertemu Warga Ngawi, Kanang “Banjir” Keluhan Kondisi Perekonomian

NGAWI – Beragam keresahan masyarakat Kabupaten Ngawi disampaikan langsung kepada Anggota DPR RI Fraksi PDI ...
KABAR CABANG

Serunya Turnamen Tenis Meja “Soekarno Cup I” di Bojonegoro

BOJONEGORO – Memperingati Bulan Bung Karno 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Pastikan Kepengurusan hingga Anak Ranting Aktif dan Penuhi Syarat Pemilu

DPC PDI Perjuangan Jember memastikan kepengurusan hingga tingkat anak ranting aktif dan telah memenuhi syarat ...
KABAR CABANG

Bumikan Pemikiran Bung Karno, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Konco Lidasi

BANYUWANGI – Pada momentum Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar diskusi bersama anak muda (Gen ...
KRONIK

Cegah Kecelakaan Maut, Yordan Desak Percepatan Pelebaran Jalan Pandugo

SURABAYA – DPRD Jawa Timur terus mengawal percepatan pembebasan lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa ...