Jumat
01 Mei 2026 | 10 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Harus Tetap Siap Sewaktu-waktu Ditunjuk jadi Cagub DKI

pdip-jatim-risma-pengajian-medoan-ayu

pdip-jatim-risma-pengajian-medoan-ayuJAKARTA – Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari minta Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tetap siap, jika sewaktu-waktu partai memutuskan dirinya sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

Sekretaris Badiklat DPP PDI Perjuangan ini menilai, Risma tak bisa menolak seandainya partai mencalonkan dirinya sebagai calon gubernur DKI Jakarta.

“Bu Risma harus tetap siap-siap atau stand by jika dalam proses ini diminta maju. Petugas partai memang harus seperti itu,” kata Eva Sundari, Sabtu (20/8/2016).

Apalagi, sebut Eva, Risma adalah salah satu opsi PDIP di Pilgub DKI 2017. Sebagaimana diketahui, PDIP punya tiga opsi, yakni mengusung cagub petahana yakni Ahok, mengusung cagub dari kalangan internal kader, dan mengusung orang selain dari dua opsi itu.

“Mbak Risma ada di salah satu antara tiga opsi DPP PDI Perjuangan untuk Pilkada DKI Jakarta,” jelasnya.

Sampai sekarang, belum ada keputusan resmi dari PDI Perjuangan terkait calon gubernur yang akan diusung dalam Pilkada 2017 mendatang. Oleh karena itu, segala kemungkinan masih terbuka.

Dikabarkan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sudah merestui format pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di Pilgub DKI 2017.

Eva mengakui ada sebagian anggota partai yang mendukung Ahok. Namun, hal itu tak menjamin sang gubernur akan dipilih oleh PDIP.

Anggota Komisi XI DPR RI ini menjelaskan, sikap Ahok yang tidak konsisten dan sempat menyudutkan partai politik membuat sebagian kader PDIP berpikir dua kali untuk mendukungnya.

“Banyak kader sakit hati dengan sikap Ahok. Tapi apapun itu, kader tetap solid dan akan selalu mendukung siapa pun pasangan yang akan diputuskan DPP PDI Perjuangan,” ucap legislator asal dapil 6 Jawa Timur itu.

Risma dalam beberapa kesempatan mengungkapkan keengganannya maju ke Pilgub DKI 2017. Terbaru, dia menenangkan warganya yang berpuisi soal kekhawatiran ditinggal Risma ke Jakarta.

“Ada yang narik saya ke sana- ke sini. Tapi jangan khawatir, saya masih bertahan di sini,” kata Risma, saat di acara pembukaan pameran pendidikan non formal, Widya Wahana PNFI 2016 di Balai Pemuda, Surabaya, kemarin. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

May Day di DPRD Jatim, Yordan Tegaskan Tuntutan Buruh Akan Diteruskan ke Pusat

Aksi May Day di DPRD Jatim, Yordan Batara-Goa pastikan tuntutan buruh soal outsourcing, upah, dan PHK diteruskan ke ...
KRONIK

Ini, Kunci Sukses Bupati Ipuk Dorong Anak Muda Banyuwangi Berkreasi di Pertanian

BANYUWANGI – Sejak menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, salah satu program prioritas Ipuk Fiestiandani adalah sektor ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tekankan Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Mas Dhito tekankan rekrutmen Sekolah Rakyat Kediri harus tepat sasaran bagi desil 1 dan 2, progres pembangunan ...
LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...
LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...