Kamis
22 Oktober 2026 | 6 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Renny Pramana Ajak Masyarakat Tanggulangi Stunting Lewat Medsos

pdip-jatim-220320-sarasehan-stunting-1

KEDIRI – Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mengajak peran serta masyarakat ikut menanggulangi masalah stunting di lingkungannya masing-masing. Peran aktif masyarakat menurut Renny, bisa dilakukan bermacam cara, salah satunya melalui media sosial (medsos).

Di era setiap orang punya perangkat smartphone, kata Renny, semua informasi lebih mudah diperoleh atau disebarkan. Untuk itu, dia mengimbau masyarakat bisa menginformasikan jika ada kasus stunting di kampungnya atau desanya masing-masing, melalui media sosial.

Lewat medsos, tambah Renny, seorang warga juga bisa membantu sosialisasi cara penanggulangan stunting kepada tetangganya, atau masyarakat di desanya.

Menurut Renny, medsos sangat efektif bagi masyarakat menyampaikan persoalan di lingkungannya, kepada instansi terkait melalui saluran resmi/aplikasi yang disediakan.

“Saya baru ingat, beberapa waktu lalu kan ada warga Kecamatan Tarokan yang berkeluh kesah soal jalan rusak di media sosial, dan akhirnya viral. Dan alhamdulillah langsung mendapat respon dari Mas Bupati saat itu,” beber Renny, dalam sarasehan soal stunting di Balai Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Minggu (20/3/2022).

Turut mendampingi Renny, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kediri Umi Fatimah serta pejabat dari Kecamatan Banyakan dan Kecamatan Tarokan. Sarasehan diikuti puluhan kepala desa.

Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini pun menyampaikan, jika kasus stunting di Indonesia saat ini jika dipersentasekan mencapai 24,4 persen. Sementara pemerintah menargetkan prevalensi stunting di tahun 2024 sebesar 14 persen.

“Mudah-mudahan pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kota dan kabupaten bisa memenuhi target 14 persen,” harapnya.

Dia pun menyarankan jika sebaiknya para perangkat desa yang ada di Kecamatan Banyakan dan Tarokan agar terus berkoordinasi dengan petugas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) serta Dinas Sosial dalam penanggulangan stunting. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Menurun Secara Makro, Fraksi PDI Perjuangan Pertanyakan Target RPJM

MAGETAN — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kabupaten Magetan memberikan sorotan tajam ...
LEGISLATIF

Kampus II UB Ditargetkan Tampung 6.000 Mahasiswa, Darmadi Dorong Manfaat bagi Warga Lokal

MALANG – DPRD Kabupaten Malang memastikan akan mengawal pembangunan Kampus II Universitas Brawijaya (UB) di ...