SIDOARJO – Anggapan sebagian pihak terkait anak-anak muda Kabupaten Sidoarjo apatis terhadap politik terbantahkan. Buktinya, proses rekrutmen Calon Ketua PAC PDI Perjuangan yang hari ini, Minggu (8/3/2026), mengikuti uji kelayakan atau fit and proper test bertabur anak-anak muda usia Gen Z dan millenial.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo Hari Yulianto melalui Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi, Choirul Hidayat menyampaikan, calon ketua terjaring melalui rapat PAC diperluas dan rapat DPC mencapai 312 orang.
Dari jumlah itu, Dayat merinci, sebanyak 182 orang atau setara 58,3 persen adalah anak usia gen-z dan milenial menengah atau di bawah 35 tahun.
“Di tiap kecamatan, rata-rata ada 10-11 anak muda yang diusulkan atau mengusulkan diri sebagai calon Ketua PAC,” kata Dayat yang juga anggota DPRD Sidoarjo.

Namun, lanjut dia, pada tahapan berikutnya, dari jumlah 312, sebanyak 249 nama yang mengembalikan berkas persyaratan dan melanjutkan tahap berikutnya, yakni fit and propertest.
“Dari 249 nama yang menjalani fit and propertest pada hari ini, anak-anak Gen Z dan milenial sebanyak 107 atau setara 42,9 persen,” katanya.
Stok Anak Muda
Wakil Sekretaris Bidang Internal DPC PDIP, Rakhmad Pavi Raharjo menambahkan, keterlibatan anak muda dalam partai politik bukan hal baru di partainya.
Ia lantas merujuk data saksi partainya pada pilkada 2020 dan pemilu legislatif 2024 yang dikelola Badan Saksi Pemilu Nasional.

Dari 6.748 saksi, jumlah usia 17-35 tahun tercatat 3.323 (49,2%), 36-55 tahun 2.933 (43,5%) dan usia di atas 55 tahun sejumlah 492 (7,3%).
Untuk uji kelayakan hari ini, lanjut Pavi, sebagai salah satu persyaratan dalam rangkaian proses penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC.
“Untuk fit and proper test, banyak peserta yang dari usia muda memanfaatkan soal yang dikerjakan melalui aplikasi internet. Namun kami masih menyediakan soal tulis di kertas sebagai alternatif, ” pungkas Pavi. (alf/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













