TRENGGALEK – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, meraih gelar magister di bidang ekonomi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah (Satu) Tulungagung, Sabtu (29/7/2023).
Novita berhasil lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,76 dan meraih predikat cumlaude.
Perjuangan Novita untuk meraih gelar magister di bidang ekonomi tidak mudah karena ia harus bisa membagi waktu di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek dan sejumlah organisasi lainnya.

Belum lagi tekadnya untuk tetap menjalankan perannya sebagai seorang ibu dalam merawat dan membesarkan ketiga anaknya.
“Lega rasanya, saya masih punya semangat belajar, membaca dan menyelesaikan tesis. Itu tantangannya luar biasa, disamping kegiatan saya yang begitu padat. Terus anak-anak dengan segala fasilitasnya yang masih menjadi tanggung jawab saya sebagai ibu. Ini menjadi pencapaian yang saya syukuri dan saya merasa sangat-sangat puas,” ungkap Novita kepada media usai wisuda.
Terkait predikat cumlaude yang dia raih, menurut Novita, adalah sebagai bonus karena nilai bukanlah tujuan utamanya.

Menurut istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin tersebut, dengan pendidikan yang dia tempuh bisa mendapatkan keilmuan dari sudut agama, serta ilmu-ilmu ekonomi yang bisa diterapkan dalam pemberdayaan perempuan.
“Jadi saya ingin mengulik lebih dalam lagi nilai-nilai keagamaan. Kalau ekonomi perempuan ini bertumbuh sisi agamanya seperti apa sebenarnya. Karena kita tahu perempuan sering kali dianggap masyarakat kelas 2 untuk stigma sosialnya,” ujarnya.
Dari kuliah-kuliah yang ia dapatkan, menurut Novita laki-laki dan perempuan punya peran yang sama dan dituntut oleh Allah Swt untuk berkontribusi seimbang dengan prinsip keseimbangan untuk membangun keluarga dan perekonomian di lingkup keluarga.

“Kemudian perempuan juga dituntut mengembangkan perekonomian di tingkat daerah dan Indonesia,” ucap Novita.
Mendampingi istri saat diwisuda beserta ketiga anaknya, Mochamad Nur Arifin tidak bisa menutupi rasa bangganya. Istrinya juga meraih kesuksesan di sektor pendidikan. Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek tersebut berharap capaian ini bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat.
“Kita cukup bersyukur dan semoga ilmunya manfaat. Sama sama ilmunya kita gunakan untuk mensejahterakan masyarakat,” pungkas Bupati yang biasa disapa Mas Ipin tersebut. (man/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










